Bukit Algoritma bakal dikembangkan seperti Silicon Valley di Amerika Serikat. Ilustrasi: Shuttersrock
Bukit Algoritma bakal dikembangkan seperti Silicon Valley di Amerika Serikat. Ilustrasi: Shuttersrock

JLL: Bukit Algoritma Bakal Jadi Daya Tarik

Properti investasi properti kawasan industri Bisnis Properti
Antara • 15 April 2021 17:26
Jakarta: Sejumlah perusahaan swasta akan membangun pusat pengembangan industri dan teknologi di wilayah Sukabumi. Proyek bernama Bukit Algoritma tersebut dibangun di atas lahan seluas 888 hektare dengan dana Rp18 triliun.
 
Country Head Jones Lang LaSalle (JLL) James Allan menyarankan agar Bukit Algoritma dapat mengajak perusahaan teknologi besar agar kawasan bisa dikembangkan seperti Silicon Valley di Amerika Serikat.
 
"Anda perlu menarik satu perusahaan teknologi besar dan membangun fasilitas pendidikan atau kampus di sana, kemudian diikuti oleh perusahaan-perusahaan teknologi lainnya dalam rangka menggerakkan momentum pengembangan kawasan technology center agar menjadi hub atau pusat teknologi," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis, 15 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


James menilai sebuah kawasan pusat teknologi sekelas Silicon Valley di Indonesia tentunya akan memiliki daya tarik tersendiri dengan pengembangan yang begitu besar. Banyak perusahaan-perusahaan digital besar di Indonesia seperti Gojek, Tokopedia dan sebagainya yang kemungkinan akan tertarik untuk masuk ke sana.
 
Pada akhirnya perusahaan-perusahaan yang masuk ke kawasan tersebut akan menjadikan lingkungan kawasan tersebut sebagai pusat pendidikan atau riset dan pengembangan yang besar dalam jangka panjang.
 
"Kendati demikian pembangunan dan pengembangan kawasan technology center di Indonesia agar bisa menjadi sekelas Silicon Valley Amerika Serikat tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan membutuhkan waktu panjang," kata James.
 
Dalam kesempatan sama Head of Research JLL Yunus Karim mengatakan bahwa salah satu hal yang perlu dipersiapkan untuk membangun kawasan technology center Bukit Algoritma adalah infrastruktur, yang salah satunya merupakan pusat data.
 
"Kita melihat saat ini data center di Indonesia sangat berkembang dan mendapatkan perhatian dari para investor dan pemain data center di Indonesia," kata Yunus.
 
JLL sendiri melihat saat ini trennya menuju cloud players atau perusahaan yang bergerak di teknologi komputasi awan untuk melakukan bisnis di Indonesia.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif