Salah satu rusun bagi pekerja lapas di Nusakambangan. (Foto: dok. Kementerian PUPR)
Salah satu rusun bagi pekerja lapas di Nusakambangan. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

Kementerian PUPR Serahkan Aset Rusunawa untuk Pemkot Mataram

Properti sejuta rumah Rusunami
Antara • 10 September 2019 11:08
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyerahkan aset berupa rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Montong Are dan Mandalika. Rusunawa tersebut diberikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat.
 
"Insya Allah hari ini, kami akan menerima penyerahan aset rusunawa dari Kementerian PUPR di Jakarta," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura, di Mataram.
 
Setelah aset menjadi milik pemerintah kota, perlu dilakukan kajian untuk membuat payung hukum berupa peraturan daerah (perda) terkait biaya sewa. Selama ini biaya sewa rusunawa belum menjadi retribusi pemerintah daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu karena semua pengelolaan rusunawa, baik di Selagalas, Montong Are, maupun Mandalika masih dilakukan paguyuban yang dibentuk dan beranggotakan penghuni rusunawa. Besaran sewa yang berlaku sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bulan," ucapnya.
 
Sebelumnya, kata Mahmuddin, pernah ada wacana pembuatan perda untuk menetapkan biaya sewa dan menjadi retribusi daerah. "Tetapi tertunda karena belum ada penyerahan aset oleh pemerintah pusat. Jadi, sekarang saatnya kami mulai kaji lagi untuk perda," ucapnya.
 
Bersama rusunawa tersebut akan diserahkan juga beberapa aset yang telah dikerjakan Satker Balai Prasarana dan Permukiman NTB. Aset yang anggarannya bersumber dari pemerintah pusat itu antara lain pembangunan drainase di kawasan Cakranegara dekat pasar modern MGM dan penataan kawasan bisnis Cakranegara tahap pertama.
 
Total anggaran fisik yang akan diserahkan pemerintah pusat kepada Pemkot Mataram mencapai puluhan miliar rupiah. Sementara, anggaran untuk satu rusunawa sekitar Rp22 miliar.
 
"Setelah diserahterimakan dari pemerintah pusat, aset tersebut sepenuhnya menjadi milik Pemerintah Kota Mataram, termasuk untuk pemeliharaan dan tanggung jawab lain," ujar Mahmuddin
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif