Pengembangkan hunian ini difokuskan pada destinasi living dan hospitality dengan jumlah unit terbatas, desain yang refined, eksklusif, dan berkarakter kuat.
Di tengah isu pembangunan vila yang masih sensitif di Bali, pihak pengembang menegaskan seluruh proses mulai dari pemilihan lokasi hingga perizinan telah melalui prosedur sesuai regulasi, termasuk aspek tata ruang dan lingkungan.
Untuk memastikan kualitas desain berkelas global, Holywings Collection menggandeng KantorGG, firma arsitektur dan desain interior yang telah menyelesaikan lebih dari 200 proyek di berbagai negara dan tampil di ratusan publikasi desain Asia. KantorGG dikenal dengan pendekatan kontekstual yang mengintegrasikan alam, arsitektur, dan narasi ruang. Elemen seperti bukaan lebar, courtyard, material alami, hingga infinity pool dirancang untuk menghadirkan transisi halus antara ruang dalam dan lanskap luar.
Djelantik House: empat vila eksklusif

Vila di Bali dengan desain yang refined. Foto: Holywings
Proyek perdana bertajuk Djelantik House menghadirkan empat unit vila premium di kawasan prestisius Bali. Konsepnya memadukan arsitektur modern dengan sentuhan natural serta karakter Bali yang refined.
Struktur bangunan dirancang untuk menangkap panorama sekitar, sementara detail bespoke pada setiap sudut ruang menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih personal. Djelantik House diposisikan sebagai sanctuary privat dengan fokus pada kualitas ruang dan kenyamanan jangka panjang.
Aruna Ungasan: delapan vila menghadap laut

Vila di Bali dengan desain yang refined. Foto: Holywings
Proyek kedua, Aruna Ungasan, berlokasi di kawasan Ungasan, tepatnya area Pandawa–Uluwatu, Bali Selatan. Berdiri di atas lahan berkontur elevasi dengan panorama laut terbuka, enclave ini hanya terdiri dari delapan vila.
Lokasinya strategis, dekat dengan pantai serta destinasi gaya hidup Bali Selatan, namun tetap menawarkan ketenangan. Setiap unit dirancang terhubung dengan alam melalui pencahayaan alami maksimal, sirkulasi udara silang, serta orientasi ruang yang menghadap lanskap.
Secara keseluruhan, Holywings Collection mengusung konsep harmoni antara arsitektur, alam, dan gaya hidup modern. Pendekatan indoor–outdoor living, penggunaan material natural, serta desain responsif terhadap kontur lahan menjadi benang merah kedua proyek ini.
Dengan total hanya 12 unit dari Djelantik House dan Aruna Ungasan, Holywings Collection menegaskan posisinya di segmen premium melalui hunian terbatas yang dirancang sebagai ruang hidup jangka panjang. Proyek ini tidak sekadar menawarkan properti investasi, tetapi pengalaman tinggal yang utuh dan berkarakter di Bali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News