Kisah Dua Menara BEI
Dua menara Gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jl Sudirman, Senayan, Jakarta. dok/MI/Adam/Saleh
Jakarta: Tak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa nama gedung megah di jantung SCBD, Jakarta, itu adalah Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Nama lamanya, Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), masih lekat di ingatan gara-gara kasus teror bom pada November 2000.

Tapi musibah ambruknya selasar tower II pada 15 Januari 2018, membuat nama BEI ramai disebut di media massa dan media sosial hingga menjadi trending topic. Penyebab sementara musibah diduga kegagalan komponen yang aus dimakan usia hingga tidak mampu lagi menanggung beban.


Menara kembar

Dimakan usia? Ya. Usia gedung dengan dua menara kembarnya yang ikonik itu memang sudah cukup berumur. Gedung di Jl Sudirman itu selesai dibangun tepat ketika perekonomian Indonesia sedang di ambang krisis moneter 1998.

Gedung yang bertetangga dengan Mapolda Metro Jaya ini berdiri di atas lahan seluas 25.280 meter persegi ini adalah hasil rancangan arsitek ternama, Brennan Beer Gorman. Proyek pembangunannya dibagi dalam dua tahap. Menara I mulai beroperasi pada September 1994 dan menara II  pada Januari 1998.

Bila dilihat dari kompleks Gelora Bung Karno yang tepat di seberangnya, dua menara kembar gedung itu nampak cantik. Di masing-masing menara setinggi 140 meter ini terdapat 32 lantai yang dilengkapi fasilitas kerja idaman eksekutif muda jaman now. Seperti 19 unit lift berkecepatan tinggi dan kabel serat optik tercanggih untuk internet super cepat yang hingga awal 2000-an tergolong 'barang mewah' di Jakarta.



Ketika terjadi ledakan bom di ruang parkir basement-nya pada November 2000, kerusakan yang terjadi tak seberapa bukan hanya kontruksinya kokoh. Tetapi juga berkat sistem pengamanan ketat berlapis sehingga benda berbahaya seperti bom sangat kecil peluang lolosnya.

Sebagai pusat transaksi pasar modal Indonesia, dengan sendirinya Gedung BEI menyandang status sebagai obyek vital negara. Maka harap maklum bila untuk masuk Gedung BEI -bahkan kawasan SCBD- penjagaannya terasa sangat ketat.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id