Perangkat elektronik yang dikenal boros listrik. Foto: Freepik
Perangkat elektronik yang dikenal boros listrik. Foto: Freepik

Waspada, Ini Daftar Barang Elektronik yang Boros Listrik di Rumah

Rizkie Fauzian • 04 Maret 2026 20:22
Ringkasnya gini..
  • Tagihan listrik membengkak? Bisa jadi AC, kulkas, dan water heater jadi penyebab utamanya. Kenali daftar perangkat paling boros listrik di rumah.
  • Banyak keluarga tak sadar rice cooker hingga mesin cuci ikut menyedot daya besar. Simak cara mudah menekan konsumsi listrik bulanan.
  • Penggunaan elektronik tanpa kontrol bikin biaya listrik melonjak. Ini daftar alat paling boros dan tips hemat energi yang wajib diketahui.
Jakarta: Tagihan listrik yang melonjak sering kali membuat kaget banyak keluarga. Tanpa disadari, sejumlah barang elektronik di rumah menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik harian.
 
Apalagi jika digunakan terus-menerus atau dalam kondisi tidak optimal. Berikut beberapa perangkat elektronik yang dikenal boros listrik.

Perangkat elektronik yang dikenal boros listrik

Waspada, Ini Daftar Barang Elektronik yang Boros Listrik di Rumah
Perangkat elektronik yang dikenal boros listrik. Foto: Freepik

1. AC (Air Conditioner)

AC menjadi penyumbang konsumsi listrik terbesar di banyak rumah, terutama di daerah beriklim panas. Penggunaan lebih dari 8 jam sehari dengan suhu rendah (di bawah 22°C) dapat meningkatkan konsumsi daya secara signifikan. AC berdaya 1 PK rata-rata mengonsumsi 700–900 watt per jam tergantung tipe dan efisiensinya.

2. Kulkas

Kulkas bekerja 24 jam tanpa henti sehingga meskipun dayanya tidak sebesar AC, konsumsi listriknya akumulatif. Kulkas dua pintu umumnya membutuhkan daya 100–250 watt, namun akan lebih boros jika karet pintu longgar atau isi terlalu penuh.
   

3. Mesin cuci

Mesin cuci, terutama tipe bukaan depan dengan fitur pemanas air, dapat mengonsumsi daya hingga 400–2.000 watt saat proses pemanasan. Penggunaan berulang dalam sehari tentu berdampak pada tagihan listrik.

4. Rice cooker

Perangkat ini sering dianggap sepele. Padahal, mode “warm” yang menyala berjam-jam bisa menyedot daya secara terus-menerus. Rata-rata rice cooker membutuhkan 300–400 watt saat memasak dan sekitar 50–100 watt saat menghangatkan.

5. Water heater listrik

Pemanas air listrik termasuk perangkat dengan konsumsi daya tinggi, bisa mencapai 350–1.500 watt tergantung kapasitas. Jika digunakan setiap hari tanpa pengaturan waktu, biayanya cukup besar.

6. Setrika

Setrika listrik memiliki daya antara 300–600 watt. Meski penggunaannya tidak sepanjang hari, daya tinggi dalam waktu singkat tetap berkontribusi pada konsumsi bulanan.

7. Televisi dan perangkat hiburan

TV layar besar, terutama tipe lama, serta perangkat tambahan seperti set top box dan konsol game, dapat menyedot listrik terus-menerus jika tidak dicabut dari sumber daya.

Tips menghemat listrik di rumah

Agar konsumsi listrik tetap terkendali, berikut beberapa langkah sederhana:
  1. Gunakan peralatan berlabel hemat energi.
  2. Atur suhu AC di kisaran 24–26°C.
  3. Matikan dan cabut perangkat saat tidak digunakan.
  4. Hindari membuka-tutup kulkas terlalu sering.
  5. Gunakan timer pada water heater atau AC.
  6. Manfaatkan pencahayaan alami pada siang hari.
Penggunaan listrik yang bijak tidak hanya menekan tagihan bulanan, tetapi juga membantu mengurangi beban energi nasional. Dengan memahami perangkat mana saja yang paling boros, masyarakat bisa lebih cermat mengatur pemakaian listrik di rumah. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA