Pengembang diminta bangun rumah di Sumsel. Foto: Kementerian PUPR
Pengembang diminta bangun rumah di Sumsel. Foto: Kementerian PUPR

Penyediaan Lahan Jadi Hambatan Bisnis Perumahan di Sumsel

Properti Permukiman Perumahan rumah tapak Kementerian PUPR
Antara • 26 September 2021 20:54
Palembang: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong pertumbuhan bisnis perumahan untuk memenuhi kebutuhan rumah di daerahnya yang diperkirakan mencapai 485 ribu unit.
 
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, pemerintah provinsi akan mendorong melalui berbagai kebijakan agar iklim investasi di sektor properti dapat mendukung para pengusaha.
 
"Tentunya, ini butuh sinergi dari beragam pihak mulai dari perbankan, pengusaha, asosiasi, hingga pemerintah kota/pemerintah kabupaten," katanya di Palembang, Minggu, 26 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, persoalannya terletak pada penyediaan lahan sehingga gerak langkah dari pengembang kerap tersendat. Tentunya, harus ada data akurat mengenai jumlah unit rumah yang terbangun dan dibutuhkan masyarakat.
 
Untuk itu, ia mengajak semua pemangku kebijakan tidak bosan mendorong agar pengusaha tertarik mengembangkan perumahan di kabupaten/kota di Sumsel.
 
"Perumahan ini diharapkannya tidak hanya menyasar kalangan pekerja formal namun juga informal," jelasnya.
 
Pemkab berharap pengembang dapat membangun rumah layak huni, dan memberikan porsi bagi warga tak mampu. Sumsel bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk mendapatkan pembiayaan rumah subsidi melalui program KPR FLPP (Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), BP2BT (Bantuan Pembiyaan Perumahan Berbasis Tabungan) dan pembangunan Rumah Swadaya Berbasis Komunitas (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).
 
Di sektor perumahan juga Pemprov membangun Prasarana dan Sarana Umum (PSU) permukiman seperti jalan lingkungan, jaringan air bersih dan sanitasi permukiman penduduk guna mendukung pencapaian target pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
 
"Kami optimistis dengan upaya ini, pertumbuhan sektor perumahan bisa mencapai 10 persen pada 2021. Apalagi, adanya kebijakan pemangkasan perizinan," ungkap dia.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif