Sebanyak 8.115 unit rumah di Kalimantan Barat (Kalbar) bakal diperbaiki. Ilustrasi: MI
Sebanyak 8.115 unit rumah di Kalimantan Barat (Kalbar) bakal diperbaiki. Ilustrasi: MI

Perbaiki 8.115 Rumah, Pemerintah Rogoh Rp162,3 Miliar

Properti Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 30 April 2021 11:43
Kalimantan: Sebanyak 8.115 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bakal diperbaiki. Biaya perbaikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp162,3 miliar.
 
Adapun anggaran tersebut terbagi menjadi dua yakni untuk pembelian bahan bangunan Rp142,01 miliar dan Padat Karya Tunai (PKT) upah kerja Rp20,287 miliar. 
 
Bantuan perbaikan kualitas rumah diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Program BSPS tak hanya meningkatkan kualitas rumah menjadi layak huni sekaligus membuka lapangan pekerjaan melalui Program Padat Karya Tunai (PKT) untuk masyarakat yang terlibat.
 
"Program ini dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia untuk mengurangi jumlah RTLH di daerah-daerah," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 April 2021.
 
Menurut Khalawi, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat meskipun jumlah bantuan dari pemerintah tidak terlalu besar yakni Rp20 juta. Dengan gotong royong maka rumah yang sebelumnya tidak layak kini bisa menjadi lebih layak huni.
 
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I Andy Suganda mengatakan, melalui BSPS pihaknya juga ingin kembali mendorong semangat gotong royong masyarakat untuk saling membantu dalam membangun rumah.
 
"Program BSPS di Kalimantan Barat Sebanyak 8.115 unit tersebar di 13 Kab Kota 61 Kecamatan dan 230 desa Kelurahan," ujarnya.
 
Berdasarkan data yang ada di Balai P2P Kalimantan I, bantuan yang diberikan tersebar di Sambas 100 unit, Singkawang 51 unit, Mempawah 50 unit, Pontianak 369 unit, Kubu Raya 2.342. 
 
Selain itu juga ada di  Kayong Utara 100 unit, Bengkayang 50 unit, Kapuas Hulu 50 unit, Sintang 3.046 unit, Melawi 624 unit, Sekadau 300 unit, Sanggau 300 unit, dan Ketapang 1.158 unit.
 
"Saat ini realisasi fisik pembangunan Peogram BSPS di Kalimantan 30,19 persen dan akan terus meningkat seiring dengan pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat di lapangan," jelasnya

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif