REI ungkap ada tantangan dalam pengembangan kota baru. (Foto: Rizkie/Medcom)
REI ungkap ada tantangan dalam pengembangan kota baru. (Foto: Rizkie/Medcom)

REI Ungkap Tantangan Pemindahan Ibu Kota

Properti pemindahan ibukota
Rizkie Fauzian • 22 Mei 2019 20:56
Jakarta: Realestat Indonesia (REI) menegaskan kesiapan untuk mendukung pemindahan dan pembangunan ibu kota baru di luar Pulau Jawa. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemerintah dalam pengembangan kota baru.
 
Menurut Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, hal pertama yang harus diperhatikan adalah aspek geografis yang mencakup perhitungan potensi bencana, kondisi tanah hingga ketersediaan infrastruktur.
 
"Lebih baik bila lokasi ibu kota baru nanti tidak jauh dari pelabuhan, sehingga biaya logistik untuk pengembang tidak terlalu mahal," ujarnya dalam acara buka puasa bersama DPP REI di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, untuk menciptakan kota baru dibutuhkan regulasi atau payung hukum yang kuat sehingga pengerjaan proyek memiliki kejelasan hukum.
 
"Pengelolaan ibu kota baru nantinya juga perlu diatur sebuah otoritas yang memiliki kewenangan apakah setingkat Pemerintah Kota (Pemkot) atau dibentuk Badan Pengelola (BP) seperti BP Batam,"jelasnya.
 
Ketiga, terkait dengan investasi, dibutuhkan insentif-insentif bagi swasta yang menjadi pionir dan membiayai sendiri pembangunan kota baru.
 
Keempat, terkait jaminan keamanan (secure) tanah dan pengendalian tanah. REI berpendapat pemerintah perlu mengendalikan tata ruang dan mengimplementasikan tata ruang tersebut dengan baik.
 
Dengan begitu, maka swasta lebih mudah melakukan pembangunan tanpa perlu direpotkan dengan negosiasi rumit untuk menggunakan atau mendapatkan tanah.
 
"Pemerintah harus mampu mencegah dan mengontrol harga tanah, sehingga swasta tidak berspekulasi untuk membeli tanah di situ. Ini juga sangat penting bagi pengembang,” kata dia.
 
Diakui Eman, pengembangan kota-kota baru di Jabodetabek selama ini dipenuhi banyak spekulasi, dan kondisi itu menjadi tantangan besar dari sisi harga dan waktu.
 

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif