BTN Kuasai Pasar Rumah Murah
Sebuah komplek perumahan berskema pembiayaan KPR Mikro di Kelapa Nunggal, Bogor. Skema KPR Mikro ditujukan kepada keluarga dengan penghasilan rutin Rp 3 juta per bulan. Antara Foto/Yulius Satria Wijaya
Jakarta:PT Bank Tabungan Negara (BTN) masih memimpin pasar dalam penyaluran kredit rumah murah. Hingga akhir 2017, market share BTN untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) subsidi mencapai 95,42 persen dan non subsidi 36,3 persen.

"Kredit perumahan yang disalurkan juga naik 21,14 persen (year on year) dari Rp147,94 triliun menjadi Rp179,22 triliun," kata Dirut BTN Maryono dalam paparan kinerja di Menara BTN, Jakarta, Selasa 12 Februari 2018.


Di dalam misinya mendukung Program Sejuta Rumah, tidak mengherankan bila kredit perumahan murah yang mendominasi. Komposisi pinjaman yang BTN salurkan ke sektor tersebut mencapai 90,07 persen dari total pinjaman yang disalurkan.

Di segmen kredit perumahan, KPR terkerek naik 23,26 persen (year on year) dari Rp 117,3 triliun menjadi Rp 144,58 triliu. Kenaikan tersebut juga terpantau berada di atas rata-rata industri perbankan.

Sementara untuk KPR subsidi mencatatkan laju pertumbuhan tertinggi, 32,45 persen dari sebelumnya Rp 56, 83 triliunmenjadi Rp 75,27 triliun per Desember 2017. Untuk KPR non subsidi tercatat naik 14,62 persen menjadi Rp69,3 triliun pada akhir tahun lalu.

"Kredit perumahan lainnya tercatat senilai Rp8,56 triliun pada akhir Desember 2017," jelas Maryono.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id