Apartemen mahasiswa di Yogyakarta.  (Foto: dok: Adhi Persada Properti)
Apartemen mahasiswa di Yogyakarta. (Foto: dok: Adhi Persada Properti)

Apartemen Mahasiswa Munculkan Sumber Ekonomi Baru

Properti apartemen
Ahmad Mustaqim • 25 April 2019 18:44
Yogyakarta: Hunian vertikal atau apartemen untuk mahasiswa berpotensi menjadi sumber ekonomi baru. Misalnya, di Yogyakarta. Sejumlah apartemen mulai bermunculan.
 
Salah satu pengembang apartemen mahasiswa yang tengah gencar melakukan investasi adalah PT Adhi Persada Properti (APP) yang juga anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
 
Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti, Pulung Prahasto, mengatakan mengatakan perkembangan pembangunan apartemen di Yogyakarta cukup signifikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, pengembang semula fokus berinvestasi di wilayah Jabodetabek. Namun, kini perlahan mulai membidik Kota Gudeg sebagai tujuan investasi.
 
"Keberadaan apartemen, khususnya apartemen mahasiswa memang telah menjadi fenomena tersendiri. Perubahan kebiasaan mahasiswa milenial, yang membutuhkan hunian yang sesuai kebutuhan dan gaya hidup, memunculkan apartemen mahasiswa yang dibangun di sekitar kampus kampus ternama," kata Pulung di Yogyakarta, Kamis, 25 April 2019.
 
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Yogyakarta menyebutkan, ekonomi di Kota Pelajar bertumbuh 6,20 persen pada tahun 2018. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2017 sebesar 5,26 persen.
 
Salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi adalah lapangan usaha konstruksi yang tumbuh 31,1 persen. Pembangunan fisik menyerap banyak tenaga kerja adalah pembangunan gedung, apartemen, dan lain-lain.
 
Melihat data tersebut, Pulung menilai, pendidikan tinggi akan terus berkembang dan mahasiswa praktis membutuhkan hunian. Menurut dia, generasi milenial kini butuh hunian sejenis apartemen.
 
Ia menyebutkan, PT APP telah mengembangkan sejumlah hunian vertikal di sejumlah kota. Beberapa apartemen mahasiswa telah dan sedang dikembangkan, antara lain Taman Melati Margonda di dekat Kampus Universitas Indonesia di Depok; Taman Melati Jatinangor di dekat Kampus Universitas Padjadjaran di Jatinangor; Taman Melati Surabaya MERR yang berdekatan dengan kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS); dan Taman Melati Yogyakarta @Sinduadi yang berada di dekat kampus Universitas Gajah Mada (UGM).
 
"Beberapa proyek yang masih dalam tahap pembangunan adalah Dhika Universe Yogyakarta Sardjito, serta yang berada di dekat kampus Universitas Brawijaya, Malang," ujarnya.
 
Pulung menuturkan, memproyeksi 1.463 unit untuk dua proyek. Taman Melati Yogyakarta @Sinduadi akan menyumbang sebanyak 899 unit dan telah terjual diatas 90 persen, sedangkan Dhika Universe, memiliki total 564 unit dan sudah terjual lebih dari 35 persen dalam waktu kurang dari satu tahun.
 
Project Director Taman Melati Yogyakartaz @Sinduadi dan Dhika Universe Sardjito, Damar Yanda Pawitan, mengatakan, Dhika Universe saat ini dalam tahap persiapan pembangunan. Pembangunan Dhika Universe disebut akan memakan 24 bulan.
 
"Hingga saat ini, sebanyak 303 unit apartemen Taman Melati Yogyakarta @Sinduadi sudah diserahkan, dan target kami tahun 2019 akan melakukan serah terima sekitar 600 unit," ujar Damar.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif