Pada periode yang sama, LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun atau tumbuh 133 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan signifikan ini terutama didorong oleh percepatan serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), serta penjualan lahan industri.
Selain segmen properti, kontribusi juga datang dari segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan, yang turut memperkuat struktur pendapatan Perseroan.
Direktur LPCK, Indryanarum, menyampaikan bahwa pencapaian 2025 mencerminkan respons pasar yang positif terhadap produk yang ditawarkan Perseroan. Target prapenjualan tahunan tercapai, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial.
| Baca juga: LPCK Terapkan Strategi ESG untuk Penguatan Kawasan Perkotaan |
"Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Maret 2026.
Dengan capaian tersebut, LPCK melanjutkan penguatan kinerja operasionalnya seiring pengembangan kawasan Lippo Cikarang sebagai kota mandiri terintegrasi di koridor timur Jakarta.
Pertumbuhan segmen dan profitabilitas
Segmen rumah tapak dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 369 persen secara tahunan, seiring meningkatnya realisasi serah terima unit kepada konsumen. Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan sebesar Rp474,5 miliar.Dari sisi profitabilitas, Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp783 miliar dengan margin laba kotor 17 persen.
Hingga akhir Desember 2025, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar dengan EBITDA margin sebesar 8 persen terhadap total pendapatan. Capaian ini mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah peningkatan aktivitas bisnis dan serah terima proyek.
Komposisi prapenjualan
Realisasi pra-penjualan sebesar Rp1,65 triliun pada FY25 terutama ditopang oleh tingginya permintaan produk residensial.Rumah tapak berkontribusi sebesar 58 persen, unit komersial menyumbang 38 persen, lahan industri berkontribusi 4 persen.
Sepanjang 2025, Perseroan berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 1.486 unit. Angka tersebut didukung oleh peluncuran sejumlah produk baru, seperti The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News