Rusun bagi pekerja di KEK Tanjung Lesung. Foto: Kementerian PUPR
Rusun bagi pekerja di KEK Tanjung Lesung. Foto: Kementerian PUPR

Rusun Senilai Rp21,1 Miliar Tampung 252 Pekerja KEK Tanjung Lesung

Rizkie Fauzian • 08 Agustus 2022 16:58
Pandeglang: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan rumah susun (rusun) untuk para pekerja Banten West Java Tourism Development Corporation (TDC). Rusun yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten tersebut dibangun dengan anggaran senilai Rp 21,1 miliar.
 
Rusun yang dibangun guna mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dibangun satu tower setinggi tiga lantai dan memiliki hunian sebanyak 62 unit reguler dan dua unit difabel dengan tipe 24 lengkap dengan fasilitas furnitur.
 
"Kami terus mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia termasuk di KEK Tanjung Lesung di Banten ini. Salah satunya dengan pembangunan rusun untuk para pekerja di TDC," ujar Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja dalam keterangan tertulis, Senin, 8 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Endra, kebutuhan rusun untuk para pekerja sangat dibutuhkan sehingga mereka bisa tinggal di hunian yang layak huni serta terjangkau dari sisi biaya sewanya. Selain itu, dengan fasilitas yang lengkap di dalamnya diharapkan para pekerja juga bisa lebih fokus melayani para wisatawan yang datang baik domestic maupun internasional yang datang berwisata di KEK Tanjung Lesung.
 
Baca juga: Rusun ASN Kejaksaan Tinggi Sumsel Rampung Tahun Depan

"Kami harap nantinya rusun ini bisa dikelola dengan baik agar dunia pariwisata Indonesia khususnya di KEK Tanjung lesung Banten bisa lebih berkembang," ujarnya.  
 
Endra menjelaskan, pembangunan rusun pekerja di KEK Tanjung Lesung dilaksanakan secara Multi Years Contract pada tahun 2021-2022. Rusun tersebut memiliki luas bangunan 2.950 meter persegi dengan total anggaran pembangunan senilai Rp21,1 Miliar. 
 
Rusun ini dibangun satu tower setinggi tiga lantai dan memiliki hunian sebanyak 62 unit reguler dan dua unit difabel dengan tipe 24 lengkap dengan fasilitas meubelair didalamnya. Kementerian PUPR juga berharap agar Pemerintah Daerah setempat bisa segera mendorong para pekerja untuk menghuni Rusun yang ada.
 
"Kementerian PUPR telah melengkapi pembangunan rusun ini dengan fasilitas yang memadai seperti sarana hunian serta meubelair misalnya lemari pakaian, tempat tidur, meja dan kursi. Rusun ini dapat menampung  sebanyak 252 pekerja," ujarnya.
 
Endra menambahkan, pembangunan rusun ini merupakan  bentuk dukungan pemerintah terhadap pembangunan pengembangan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Selain membangun Rusun, Kementerian PUPR juga telah membangun tol Serang - Panimbang yang akan memangkas waktu perjalanan dari Jakarta menuju lokasi KEK Tanjung Lesung. 
 
"KSPN tanjung lesung merupakan salah satu KSPN Prioritas yang ditangani pemerintah pusat bersama  pemerintah provinsi, dan kabupaten bekerjasama dengan mitra investor.  Rusun ini dibangun untuk para pekerja, pemandu wisata, dan pekerja lainnya yang berada di kawasan Tanjung Lesung,” ungkapnya. 
 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif