Exit tol km 25 perkuat akses dan investasi kawasan Barat Jakarta. Foto: Paramount
Exit tol km 25 perkuat akses dan investasi kawasan Barat Jakarta. Foto: Paramount

Akses Tol Dorong Prospek Investasi Paramount

Rizkie Fauzian • 02 Maret 2026 14:49
Ringkasnya gini..
  • Akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 ditargetkan beroperasi pertengahan 2026 dan diyakini memperkuat pertumbuhan kawasan Paramount Petals di koridor barat Jakarta.
  • Infrastruktur tol dinilai menjadi pendorong kenaikan nilai properti dan pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di kawasan Bitung dan sekitarnya.
  • Dengan fasilitas kota yang terus berkembang, Paramount Petals menawarkan prospek investasi jangka panjang di tengah konektivitas strategis menuju Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta.
Tangerang: Infrastruktur jalan tol terus menjadi katalis utama pertumbuhan kawasan dan ekonomi nasional. Berdasarkan laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, keberadaan tol tidak hanya mempercepat konektivitas, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja serta membuka peluang investasi jangka panjang.
 
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa jalan tol memiliki potensi besar sebagai instrumen investasi bagi pelaku usaha nasional maupun global karena memberikan kepastian bisnis dan prospek pertumbuhan berkelanjutan.
 
Sejalan dengan itu, Flash Report Oktober 2025 dari Rumah123 mencatat bahwa kawasan penyangga ibu kota yang dilintasi jalan tol mengalami kenaikan harga properti signifikan. Infrastruktur terbukti menjadi variabel strategis dalam membentuk pusat pertumbuhan baru, mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta menciptakan multiplier effect terhadap sektor properti, perdagangan, hingga UMKM.

Exit Tol Langsung Jakarta–Tangerang KM 25
 
Momentum tersebut turut dirasakan oleh Paramount Petals. Pembangunan modifikasi Exit Tol Paramount Petals di koridor Tol Jakarta–Merak (ruas Jakarta–Tangerang KM 25) kini memasuki tahap persiapan Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO). Akses tol langsung ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
 
Direktur Project Management Paramount Land, Cok Putra Tri Utama, menjelaskan bahwa akses langsung ini diyakini membawa dampak luas, mulai dari peningkatan ekonomi lokal hingga efisiensi mobilitas masyarakat sekitar Bitung dan sekitarnya. Selain itu, akses baru ini diproyeksikan membantu mengurangi kepadatan di Jalan Raya Pantura, Jalan Raya Serang, dan Jalan Raya Curug, dengan estimasi penghematan waktu perjalanan sekitar lima menit.
 
Dari sisi investasi kawasan, konektivitas langsung ke Tol Jakarta–Tangerang memberikan kemudahan akses menuju Jakarta maupun Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal ini dinilai memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi hunian sekaligus pusat aktivitas bisnis.
 
Pengembangan Infrastruktur Paralel
 
Seiring finalisasi pembangunan akses tol, pengembangan infrastruktur internal kawasan juga berjalan paralel. Jalan boulevard utama tengah dibangun untuk menghubungkan area South Petals hingga North Petals yang terintegrasi langsung dengan exit tol.
 
Kehadiran akses langsung ini dinilai memperkuat prospek investasi jangka panjang, tercermin dari meningkatnya nilai dan penjualan properti serta pertumbuhan aktivitas komersial di dalam kawasan.
 
Fasilitas Kota Terus Bertumbuh
 
Sebagai kota mandiri baru seluas ±400 hektare di koridor barat Jakarta, Paramount Petals terus melengkapi diri dengan berbagai fasilitas. Beberapa di antaranya meliputi Paramount Petals Community Club, sentra kuliner Taman Rasa, Bethsaida Clinic, serta beragam tenant kuliner nasional.
 
Pasar Modern Paramount Petals telah beroperasi sejak 12 Februari 2025 dan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga. Ke depan, sejumlah fasilitas kota dan anchor tenant tambahan direncanakan hadir untuk memperkuat ekosistem hunian dan komersial.
 
Didukung lokasi strategis di segitiga emas Tangerang Raya, perencanaan jangka panjang, serta pengembangan infrastruktur berkelanjutan, Paramount Petals berkembang sebagai salah satu kota mandiri yang diperhitungkan di barat Jakarta.
 
Dengan konektivitas yang semakin terbuka dan fasilitas yang terus bertambah, kawasan ini memasuki fase baru pengembangan bisnis sekaligus menawarkan peluang investasi properti jangka panjang yang kompetitif.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA