Banyak pengembang yang mengantisipasi dengan menawarkan promo besar-besaran. Foto: Shutterstock
Banyak pengembang yang mengantisipasi dengan menawarkan promo besar-besaran. Foto: Shutterstock

Pengembang Jor-joran Tekan Penjualan di Tengah Korona

Properti investasi properti Virus Korona bisnis properti
Rizkie Fauzian • 08 April 2020 16:21
Jakarta: Pengembang properti mulai merasakan dampak penyebaran virus korona yang terjadi di Tanah Air. Diperkirakan omzet penjualan dari proyek-proyek akan terjun bebas di triwulan kedua 2020.
 
Menurut CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, banyak pengembang yang mengantisipasi dengan menawarkan promo besar-besaran seperti cash back, perpanjangan cicilan uang muka, hingga diskon besar.
 
"Paling tidak dengan diskon yang cukup besar dapat memengaruhi pengambilan keputusan konsumen saat ini, khususnya bagi konsumen yang sudah tahu proyeknya dan memang hendak membeli," katanya di Jakarta, Rabu, 8 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ali menjelaskan, pengembang biasanya menggunakan strategi ini untuk proyek rumah ready stock atau yang mau selesai. Hal ini untuk memberikan cash flow cepat bagi perusahaan dalam kondisi seperti saat ini.
 
"Kondisi ini diperkirakan akan sedikit menyelamatkan cash flow pengembang meskipun belum dapat dijamin promo ini akan berhasil, mengingat sebagian besar konsumen tidak fokus untuk membeli rumah saat ini," jelasnya.
 
Untuk itu, Ali mengungkapkan jika saat ini menjadi peluang bagi investor untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. Terutama bagi investor yang berpikir jangka panjang hal ini akan sangat menarik.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif