Target 1 juta Rumah, Hingga Februari Terwujud 169 Ribu
Proyek rumah di Jember, Jawa Timur, ini khusus bagi nelayan dan pekerja informal yang berpenghasilan tidak tetap. Antara Foto/Seno
Jakarta:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan tahun ini dapat menembus target program 1 Juta Rumah. Data per 26 Februari baru terwujud 169.756 unit rumah murah baru yang telah dibangun.

"Target kita lebih dari 1 juta, optimis dan Insha Allah terwujud," kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid kepada Medcom.id.



Di dalam Program Satu Juta Rumah, hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekitar 70% dan sisanya sekitar 30% untuk non-MBR. Total hunian yang dibangun untuk MBR sekitar 119.617 unit dan sebanyak 50.139 unit untuk non-MBR.

Kementerian PUPR mencatat realisasi pembangunan Rusunawa, Rumah Khusus (Rusus) 5.047 unit dan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan belum ada pembangunan. Sedangkan realisasi pembangunan rumah swadaya 2.972 unit.

Pengembang  juga ikut berkontribusi dengan membangun 110.855 unit, dan pembangunan rumah oleh masyarakat sebanyak 5.790 unit. Sedangkan pembangunan rumah untuk non-MBR tercatat sebanyak 44.810 unit yang berasal dari pembangunan rumah yang dilakukan oleh pengembang sebanyak 167.462 unit dan masyarakat sendiri 5.329 unit.

Program Satu Juta Rumah merupakan langkah pemerintah memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat. Sejak dimulai pada 2015 lalu, program ini belum pernah menembus satu juta rumah per tahun.

Realisasi pembangunan per 22 Desember 2015 hanya 667.668 rumah untuk perumahan MBR maupun non MBR. Realisasi per 30 Desember 2016 telah mencapai 805.169 unit rumah dan sepanjang 2017 mencapai 904.758 unit.




 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id