Produsen material interior TACO memanfaatkan kembali limbah hasil produksi. Foto: Taco
Produsen material interior TACO memanfaatkan kembali limbah hasil produksi. Foto: Taco

Industri Material Ubah Limbah Produksi Jadi Panel, Kandungan Lokal Meningkat

Rizkie Fauzian • 09 Juli 2026 19:13
Ringkasnya gini..
  • TACO memanfaatkan limbah produksi sebagai bahan bakar pabrik, air daur ulang, dan panel HPL baru.
  • Panel hasil daur ulang menggunakan sekitar 20 persen material dari limbah HPL yang telah diproses.
  • Kandungan lokal produk HPL TACO kini telah melampaui 50 persen dan memperoleh sertifikasi TKDN.
Jakarta: Produsen material interior TACO memanfaatkan kembali limbah hasil produksi untuk mendukung proses manufaktur sekaligus meningkatkan penggunaan bahan baku lokal pada produknya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menerapkan praktik produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
 
Chief Marketing Officer TACO, Anastasia Tirtabudi, mengatakan limbah yang dihasilkan selama proses produksi tidak seluruhnya dibuang. Sebagian limbah dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi untuk operasional pabrik.
 
"Untuk pabrik, kami sebenarnya sudah menggunakan bahan bakar yang alami, jadi waste yang kami dapatkan dari hasil produksi itu dipakai lagi sebagai sumber bahan bakar untuk pabrik kami," ujar Anastasia saat ditemui di IndoBuildTech 2026, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.

Selain limbah padat, perusahaan juga mengelola limbah air hasil produksi. Air yang telah melalui proses penyaringan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan penyiraman tanaman di lingkungan pabrik.
 
Tak hanya itu, TACO juga mengolah limbah material High Pressure Laminate (HPL) berupa cacahan dan sisa produksi menjadi panel baru yang dapat digunakan kembali. Dalam produk tersebut, sekitar 20 persen material penyusunnya berasal dari limbah HPL yang telah diproses.
 
"Waste yang selama ini mungkin berupa sisa produksi atau material yang tidak terpakai, kami berikan untuk diolah menjadi satu panel sendiri," kata Anastasia.
 
Menurut dia, pemanfaatan limbah produksi tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah dari material yang sebelumnya tidak lagi digunakan.
 
"Kami bisa bereksplorasi bagaimana waste kami itu bisa menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat," ujarnya.

Kandungan lokal HPL kini lebih dari 50 persen

Selain mengoptimalkan pemanfaatan limbah, TACO juga terus meningkatkan penggunaan bahan baku lokal pada berbagai lini produknya. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat komitmen perusahaan terhadap industri dalam negeri sekaligus memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
 
Anastasia menjelaskan, sejumlah produk TACO telah memperoleh sertifikasi TKDN. Meskipun masih menggunakan sebagian bahan baku impor, perusahaan terus meningkatkan porsi material lokal dalam proses produksinya.
 
"Produk kami memang masih ada bahan impornya, tetapi kami berusaha semaksimal mungkin untuk menggunakan bahan lokal semakin banyak," ujarnya.
 
Salah satu produk yang mencatat peningkatan kandungan lokal adalah HPL. Saat ini, kandungan lokal pada produk tersebut telah melampaui 50 persen.
 
"Jadi sekarang HPL sudah lebih dari 50 persen," kata Anastasia.
 
Peningkatan penggunaan bahan baku lokal diharapkan dapat memperkuat daya saing industri material bangunan nasional sekaligus mendukung program pemerintah dalam mendorong penggunaan produk dengan kandungan dalam negeri yang lebih tinggi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan