BTN bidik 2.000 pegawai honorer Kementerian PUPR  salurkan KPT. Foto: Shutterstock
BTN bidik 2.000 pegawai honorer Kementerian PUPR salurkan KPT. Foto: Shutterstock

Pegawai Honorer Kementerian PUPR Bisa Ajukan KPR BTN

Rizkie Fauzian • 23 Juni 2021 20:36
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar akad perdana KPR Subsidi bagi Pegawai Honorer di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 
 
BTN dan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama penyediaan fasilitas pengelolaan pembayaran gaji dan tunjangan kinerja serta layanan kredit dan pembiayaan konsumer kepada pegawai pada Oktober 2020 lalu.
 
"Selama ini pegawai honorer kesulitan mengakses pembiayaan perumahan, kami harap dengan kerja sama kali ini, BTN bisa membantu pegawai honorer memiliki rumah impian dengan skema Fasilitas Lunak Pembiayaan Perumahan (FLPP) maupun Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT)," kata Direktur Consumer & Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar dalam keterangan tertulis, Rabu, 23 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hirwandi mengungkapkan, dari kerja sama yang dijalin dengan Kementerian PUPR, BTN membidik sekitar 2.000 KPR baru dari pegawai honorer yang bekerja di lingkungan PUPR. 
 
Adapun syarat yang dibutuhkan bagi pegawai honorer tersebut untuk mendapatkan fasilitas KPR subsidi baik dengan skema FLPP maupun BP2BT adalah memiliki KTP, mendapat rekomendasi dari atasan yang bersangkutan, menyertakan daftar gaji, dan lama bekerja sesuai ketentuan.
 
"Untuk FLPP aturannya sesuai dengan yang ditetapkan Kementerian PUPR, namun bagi yang tertarik skema BP2BT, BTN menjanjikan diskon provisi dan administrasi, selain fitur seperti suku bunga fixed yg lebih panjang yaitu selama 10 tahun," jelas Hirwandi.
 
Menurut Hirwandi, membidik pegawai honorer ataupun kontrak merupakan salah satu strategi BTN menggenjot penyaluran KPR subsidi menjelang akhir semester I-2021. 
 
BTN pun membidik kerja sama dengan instansi lain baik swasta maupun instansi pemerintah untuk dapat memberikan fasilitas KPR subsidi kepada pegawai honorer ataupun kontrak. 
 
"Program ini bisa dimasukkan sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai honorer yang berkinerja baik," jelas Hirwandi.
 
Dengan penambahan pegawai honorer sebagai sasaran KPR subsidi, lanjut dia, BTN berharap dapat menghabiskan kuota KPR subsidi yang digelontorkan Pemerintah lewat BTN. 
 
Adapun pada 2021, BTN yang mendapatkan kuota FLPP sebanyak 86 ribu unit telah merealisasikan KPR FLPP sebanyak 53 ribu unit hingga Mei 2021.
 
"Kami optimistis dapat menyerapnya dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR termasuk ketentuan terkait kualitas perumahan yang ditawarkan pengembang," jelasnya.
 
Hirwandi menuturkan, selain FLPP, BTN juga menyalurkan KPR BP2BT yang kuotanya mencapai 11 ribu unit dan juga KPR Tapera yang telah melangsungkan akad perdananya pada akhir Mei 2021 lalu.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif