Target KPR FLPP yang ditetapkan pemerintah capai 1.100 rumah tahun ini. Foto: Shutterstock
Target KPR FLPP yang ditetapkan pemerintah capai 1.100 rumah tahun ini. Foto: Shutterstock

Bank Nagari Salurkan KPR FLPP Rp71,7 Miliar untuk 536 Rumah

Properti Perumahan bank nagari kpr rumah tapak Rumah Subsidi FLPP
Antara • 14 Juni 2021 21:17
Padang: Bank Nagari telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 536 unit hingga akhir Mei 2021.
 
"Realisasi penyaluran target tahun ini mencapai 536 unit rumah dengan total plafon Rp71,7 miliar," kata Direktur Utama Bank Nagari di Padang, Senin, 14 Juni 2021.
 
Ia mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan target penyaluran KPR FLPP kepada Bank Nagari sebanyak 1.100 rumah di 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyaluran rumah subsidi itu terdiri dari KPR FLPP Konvensional sebanyak 900 unit dan Pembiayaan Perumahaan FLPP Syariah sebanyak 200 rumah.
 
Irsyad menyampaikan bagusnya penyaluran KPR FLPP Bank Nagari ini tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama Bank Nagari dengan asosiasi pengembang seperti DPDP REI Sumbar, Apersi dan Himpera.
 
Bank Nagari juga menyediakan fasilitas pembiayaan kepada para pengembang melalui skim Kredit Modal Kerja Multiguna-Konstruksi Perumahan (KMKMG-KP).
 
Pembiayaan itu guna membantu modal kerja pengembang dalam pembangunan perumahan yang sudah jelas konsumennya, termasuk dukungan biaya pengadaan lahannya.
 
Menurut Irsyad dengan penyaluran KPR FLPP dan bergeraknya developer membangun komplek-komplek perumahan tersebut merupakan nyata dalam bergeraknya recovery ekonomi.
 
"Sebab, proyek perumahan tersebut adalah padat karya dan mempunyai banyak turunan sektor yang terkait seperti penyediaan tenaga kerja, bahan bangunan, transportasi, dan lainnya," jelasnya.
 
Pemerintah fokus dalam menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau dan cicilan ringan kepada kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), baik kelompok masyarakat berpenghasilan tetap ataupun wiraswasta, melalui skema KPR Bersubisidi.
 
KPR tersebut mempunyai tenor sampai 20 tahun dan suku bunga atau margin hanya 5 persen per tahun dan tidak akan berubah sampai akhir jangka waktu.
 
"Ini merupakan suatu angin segar bagi keluarga muda dan masyarakat dengan kemampuan keuangan terbatas untuk memiliki hunian milik sendiri," ujarnya.
 
Tahun lalu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menetapkan target penyaluran KPR FLPP kepada Bank Nagari sebanyak 1.000 unit rumah.
 
Bank Nagari mampu merelaisasikannya sebanyak 1.064 unit dengan total plafond penyaluran mencapai sekitar Rp139,4 miliar.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif