Target BP Tapera tahun depan biayai 309 ribu rumah. Foto: Kementerian PUPR
Target BP Tapera tahun depan biayai 309 ribu rumah. Foto: Kementerian PUPR

BP Tapera Targetkan 309 Ribu Rumah Murah Tahun Depan

Properti sejuta rumah Tapera rumah tapak Penyediaan Rumah Rumah Subsidi FLPP
Antara • 21 Agustus 2021 10:43
Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menargetkan 309 ribu unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun depan. Terutama setelah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bergabung dengan BP Tapera.
 
"Kalau kita lihat misalnya pada 2022 saat program FLPP sudah bergabung ke dalam BP Tapera maka tahun depan total target menjadi 309 ribu unit rumah," ujar Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera Nostra Tarigan dalam seminar daring di Jakarta, Jumat, 20 Agustus 2021.
 
Lebih lanjut Nostra menjelaskan bahwa total target tersebut terdiri dari target 109 ribu unit rumah yang berasal dari BP Tapera, sedangkan target 200 ribu unit rumah lainnya berasal dari dana FLPP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Khusus untuk Tapera, hal ini sangat tergantung pada simpanan yang terkumpul. Walaupun sekarang sudah ada dana yang masuk dari dana eks Bapertarum-PNS, dana yang masuk tersebut tidak semua bisa dipakai dan dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan. Hal ini dikarenakan banyaknya PNS yang segera pensiun dalam waktu lima tahun ke depan," katanya.
 
Nostra juga berharap nanti pada 2022 terkait target yang 309 ribu unit rumah itu bisa tercapai, khususnya Tapera tergantung dengan banyaknya nanti dana simpanan yang berhasil dikumpulkan oleh BP Tapera.
 
Sebelumnya, Ketua Komisioner BP Tapera Adi Setianto menyampaikan bahwa sesuai dengan target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Perumahan 2020-2024, pihaknya akan menggunakan portal teknologi yang tersedia di PPDPP Kementerian PUPR sehingga layanan dipastikan berjalan lancar.
 
Berdasarkan UU No.4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat yang selanjutnya dituangkan pada Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat, maka pada tahun 2022 mendatang pengelolaan FLPP yang sebelumnya dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dialihkan ke BP Tapera.
 
Direktur PPDPP Kementerian PUPR Arief Sabaruddin mengatakan bahwa kendati FLPP dialihkan ke BP Tapera, PPDPP memastikan layanan yang telah berjalan tidak akan terganggu. Terkait integrasi PPDPP ke BP Tapera akan berjalan dengan mekanisme plug dan play.
 
BP Tapera akan mengelola dua jenis dana, yaitu tabungan perumahan rakyat, dan investasi pemerintah. Dalam mengelola FLPP, BP Tapera bertindak sebagai Operator Investasi pemerintah, atau OIP.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif