Pemberian subsidi rumah harus diikuti penyederhanaan syarat kredit. Ilustrasi: Shutterstock
Pemberian subsidi rumah harus diikuti penyederhanaan syarat kredit. Ilustrasi: Shutterstock

Pemberian Subsidi FLPP Harus Diikuti Pelonggaran Syarat Kredit

Properti investasi properti perumahan bisnis properti kpr rumah tapak
Antara • 23 Februari 2021 15:32
Kupang: Pemerintah memberikan subsidi rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
 
Pengamat ekonomi James Adam mengatakan bantuan FLPP perlu didukung dengan penyederhanaan syarat. Penyederhanaan syarat ini penting karena dalam situasi pandemi covid-19.
 
"Situasi pandemi telah berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat," kata James Adam kepada Antara, di Kupang, Selasa, 23 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengemukakan pandangannya berkaitan dengan pemberian skema FLPP dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi nasional.
 
Menurut dia, bantuan pemerintah melalui skema FLPP sebenarnya sudah ada, tetapi untuk tahun ini karena masih dalam masa pandemi pemerintah seharusnya membuat kebijakan untuk menambah kuota untuk seluruh Indonesia.
 
"Kebijakan ini tentu punya tujuan positif, yaitu untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Tetapi mungkin yang perlu dipertimbangkan lagi adalah syarat-syarat yang mesti lebih simpel agar semua orang bisa membeli rumah," jelasnya.
 
Pemerintah melalui Bank Indonesia telah mengubah ketentuan ratio uang muka (DP) kredit dan pembelian properti.
 
"Artinya di 2021, yang biasanya harus DP 10-15 persen, sekarang tidak perlu lagi," ungkapnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif