Duh... Banyak Gedung di Jakarta Langgar SLF
Pemandangan kota Jakarta dari udara. MI/Agung Wibowo
Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DKI Jakarta menemukan pelanggaran aturan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di 23 gedung di Jakarta.  Pelanggaran yang dilakukan meliputi masa berlaku SLF yang sudah kadaluarsa hingga tidak adanya SLF.

Menurut Ahli Standar Konstruksi, Soekartono Soewarno, banyak gedung di Jakarta yang belum memiliki SLR. Padahal sertifikat ini wajib dimiliki gedung sebelum dimanfaatkan atau digunakan.


"Belum seluruh (gedung) memiliki SLF, itu bertahap bagi gedung baru, tapi bangunan lama yang masih ada kendala. Tapi kita berikan waktu untuk melengkapi kekurangannya," katanya kepada Medcom.id.

Sebelum membangun, para pemilik harus mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sesuai ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 7/2010.  Sertifikat ini diberikan Pemprov DKI Jakarta terhadap bangunan gedung yang sesuai IMB dan memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai fungsi bangunan.

"Misalnya rumah sakit, ada persyaratan khusus seperti memiliki jumlah tangga tertentu, jika tidak dipenuhi tuntutan tersebut maka tidak bisa memiliki SLF," jelasnya.

baca juga: 4 calon pencakar langit Ibukota

Oleh karena itu, Soekartono yang juga pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengimbau agar para pemilik gedung segera melengkapi SLF. Terutama persyaratan vital gedung.

"Kita berikan waktu, kita lihat berapa lama mereka akan memenuhi persyaratan tersebut, kalau vital harus cepat dipenuhi. Tapi kalau tidak, kita lihat mereka ada usahanya tidak," tuturnya.

Dari daftar tersebut terdapat 11 bangunan yang beroperasi tanpa SLF. Di Jakarta Pusat, terdapat tiga gedung, empat di Jakarta Selatan, di Jakarta Utara ada tiga serta satu di Jakarta Timur. Sementara sisanya, merupakan gedung-gedung yang memiliki SLF kadaluwarsa. Ada dua di Jakarta Selatan dan 10 di Jakarta Barat.

Foto udara salah satu sudut Jakarta yang penuh pencakar langit. Jakarta di dalam data skyscrapercenter.com ada di ranking delapan kota yang memiliki gedung setinggi lebih dari 100 meter terbanyak dunia. Di Jakarta saat ini terdapat 382 pencakar langit, sedikit tertinggal dari Sidney dan Shanghai yang masing-masing punya 396 dan 385 gedung. Tapi lebih banyak dibanding Dubai (373), Tokyo (348), London (267), Vancouver (211), Melbourne (209) dan Moscow (204). Tiga kota dengan pencakar langit terbanyak adalah New York (1.414), Hong Kong (882) dan Chicago (524). Surabaya berada di peringkat 47 dengan 83 pencakar langit.  Antara Foto/Ahmad Subaidi #skyscraper #pencakarlangit #gedungbertingkat #jakarta #surabaya #dubai #tokyo #hongkong #newyork #shanghai #sidney

A post shared by Metrotv Indonesia (@metrotv) on




 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id