Bangunan mixused di Paris ini berbahan kayu

Rizkie Fauzian 22 Mei 2018 15:37 WIB
apartemen
Bangunan mixused di Paris ini berbahan kayu
Ditujukan sebagai pusat kegiatan warga yang juga landmark baru kawasan. archdaily
Prancis: Mixed use merupakan konsep hunian yang telah diadopsi oleh beberapa negara di dunia sejak 1920. Idenya tentu saja dengan menggabungkan kantor, tempat tinggal dan juga aktivitas lainnya di area yang sama.

Sou Fujimoto, Nicolas Laisné dan Dimitri Roussel mengembangkan proyek mixed use yang sangat indah di kota Paris. Bentuk bangunan vertikal tersebut sangat mencolok, diantara bangunan konvensional lainnya yang mengelilingi kawasan tersebut.




Dirancang dengan gaya arsitektur ikonik, tak heran jika proyek ini bakal dijadikan gerbang baru kota Rosny-sous-Bois di Grand Paris. Dua bangunan tersebut dihubungkan dengan jembatan yang ramping.

Proyek yang diberi nama Vertical Village tersebut hampir seluruhnya berbahan kayu. Namun beberapa bagian diperkuat dengan bahan dasar seperti beton dan bahan pendukung lainnya.

Struktur setinggi 120 meter dibingkai dengan kayu, dan diberikan sentuhan warna putih pada seluruh bangunannya shingga membuat tampilan semakin elegan. Fasad bangunan menggunakan kaca dan balkon yang dibuat dengan tidak beraturan dengan hiasan tanaman hijau.

Proyek seluas 28.200 meter persegi tersebut terdiri dari beberapa bagian. Pada lantai dasar dengan luas 6.000 meter persegi akan digunakan sebagai tempat terbuka yang berisi kantor, tempat komunitas, foodcourt, ruang bermain hingga tempat penitipan anak.



Pada bagian atap akan digunakan sebagai bar. Selain itu ada juga pusat kebugaran. Panjat dinding, lapangan sepak bola. Pada bagian lainnya, dengan luas 17.000 meter persegi akan dibangun perumahan, dan 5.000 meter akan dibangun rumah sosial.

Archdaily menulis bahwa vertical Village merupakan salah satu proyek yang tengah dikembangkan pemerintah untuk meremajakan kawasan pinggiran kota Paris. Selain itu, proyek di Grand PaRis ini untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekitar dan pusat kegiatan warga.
 



(LHE)