Dari Tenda Sohib Jadi Bandara
Fasad khas Bandara Novy Uregoy, Siberia, sekilas mengingatkan Bandara Internasional Jeddah yang terinpirasi dari tenda suku Tuareg yang hidup nomaden. deezen/twelvearchitects
Rusia:Bandar udara internasional adalah gerbang masuk sebuah negara. Maka desain eksterior dan interiornya harus mampu menggambarkan ciri khas atau keunikan negara tersebut.

Tengok saja Bandara Soekarno-Hatta yang eksteriornya berupa joglo (aula tradisional Jawa). Begitu juga Bandara Lombok yang berada di Praya, Lombok Tengah, NTB, yang fasadnya berupa rumah adat suku sasak.


Seperti itu pula sumber inspirasi bandara baru Rusia yang akan dibangun Novy Uregoy, di barat laut Siberia. Bagian atap dan interior berkubah lancip menggambarkan bentuk tenda tradisional yang disebut sohib.



Tenda tradisional yang digunakan oleh para penggembala Rusa Uralic itulah sumber inspirasi Twelve Architects yang menggarap proyeknya. Biro desain yang bermarkas di London ini adalah langganan Rusia untuk beberapa bandara di wilayahnya.

"Desain bangunannya sangat dipengaruhi oleh kondisi dan budaya setempat, inspirasi muncul dari berbagai macam yang ditemukan di dalam negeri," kata pendiri Twelve Architects, Matt Cartwright seperti dikutip dari Dezeen, Jumat (13/4/2018).



Siberia adalah daratan beku yang merupakan ladang gas terbesar di dunia. Bandara Novy Urengoy di wilayah otonom Okral Yamalo- Nenets, ini kelak akan melayani industriawan minyak dan gas dari berbagai penjuru dunia.

Proyek ini merupakan bagian dari proyek infrastruktur bandara yang dilakukan di Rusia. Tergetnya pada 2021.

Bandara di Rusia yang baru saja Matt Cartwright selesaikan adalah Bandara Internasional Platov. Bandara tersebut dioperasionalkan untuk menyambut pesta sepak bola dunia, FIFA 2018, yang akan berlangsung pada Juni-Juli mendatang.



(LHE)