BP Tapera salurkan dana FLPP Rp21,76 triliun. Foto: Kementerian PUPR
BP Tapera salurkan dana FLPP Rp21,76 triliun. Foto: Kementerian PUPR

Populer Properti: Penyaluran Dana FLPP Rp21,76 Triliun hingga Teknologi Modular Percepat Hunian

Rizkie Fauzian • 30 November 2022 09:59
Jakarta: Berita terpopuler properti pada Selasa, 29 November antara lain dana FLPP yang dikucurkan BP Tapera capai Rp21,76 triliun hingga teknologi modular percepat hunian IKN.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id kemarin.

1. BP Tapera Kucurkan Dana FLPP untuk 195.545 Rumah Senilai Rp21,76 Triliun

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimistis penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan tahun ini capai target. Penyaluran FLPP 2022 ditargetkan tembus 226 ribu rumah.
 
"Sisa waktu yang ada menjelang memasuki 2023, BP Tapera optimis menyelesaikan target yang ada," ungkap Komisioner BP Tapera Adi Setianto dikutip dari laman resmi, Selasa, 29 November 2022. 
 
Menurutnya, per 25 November 2022, realisasi FLPP telah mencapai 195.545 unit senilai Rp21,76 triliun. Sehingga total penyaluran dari 2010 hingga 2022 sebanyak 1.139.124 unit senilai Rp96,93 triliun.
 
Baca selengkapnya di sini

2. Tata Ruang Jadi Sumber Masalah Penyediaan Rumah Rakyat

Penyediaan rumah di Indonesia hingga kini masih memiliki isu strategis, salah satunya terkait dengan penyediaan lahan. Dalam hal ini, harga tanah di perkotaan cenderung tinggi sehingga sulit dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
 
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto mengungkapkan enam isu strategis dalam penyediaan perumahan lainnya yakni potensi pembiayaan mikro yang belum dimanfaatkan secara optimal.
 
"Di samping itu, keterjangkauan masyarakat terhadap pembiayaan primer cukup rendah," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 29 November 2022.
 
Baca selengkapnya di sini

3. Teknologi Modular Bisa Percepat Pembangunan Hunian Pekerja IKN

Pemerintah tengah membangun hunian untuk pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hunian berbentuk vertikal tersebut diperkirakan menampung belasan ribuan pekerja konstruksi.
 
Pengamat infrastruktur dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan teknologi bangunan modular dari BUMN karya seperti Wijaya Karya (WIKA) memiliki keunggulan dalam kecepatan dan mendukung kemudahan, sehingga dapat mempercepat pembangunan hunian pekerja konstruksi di IKN Nusantara.
 
"Teknologi ini cepat terus kemudian didesain dengan kondisi yang mendukung kemudahan dalam konteks tidak membutuhkan proses yang cukup panjang," ujar Yayat saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 29 November 2022.
 
Baca selengkapnya di sini

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id


 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif