BEAUTY
Kulit Kering & Kusam Minggir Dulu, Ini 5 Tips Biar Muka Gak Kayak Taplak Meja
Yatin Suleha
Rabu 09 September 2026 / 20:02
- Muka terasa ketarik setelah cuci muka, gampang kusam, atau makeup malah cepat crack? Bisa jadi kulit sedang mengalami dehidrasi.
- Kulit kusam memang bikin pengin langsung scrub atau pakai exfoliating toner. Tapi kalau terlalu sering, kulit malah bisa protes.
- Intinya, menjaga kulit tetap terhidrasi gak harus ribet. Mulai dari hal basic dulu:.
Jakarta: Muka terasa ketarik setelah cuci muka, gampang kusam, atau makeup malah cepat crack? Bisa jadi kulit sedang mengalami dehidrasi.
Kondisi ini terjadi ketika kulit kekurangan air dan ternyata enggak cuma dialami pemilik kulit kering. Kulit berminyak pun bisa mengalaminya.
Nah, daripada buru-buru menambah banyak produk skincare, coba cek lagi kebiasaan sehari-hari. Beberapa langkah simpel berikut bisa membantu menjaga kulit tetap terhidrasi.
Setelah cuci muka, kulit memang seharusnya terasa bersih, tapi bukan berarti harus sampai kesat dan terasa ketarik. Kalau sensasi ini sering muncul, bisa jadi produk pembersih yang digunakan terlalu keras.
Pilih facial wash yang lembut dan sesuai dengan kondisi kulit. Hindari juga mencuci wajah berulang kali karena bisa mengganggu minyak alami yang membantu menjaga kelembapan kulit.
Moisturizer adalah salah satu produk yang paling penting kalau ingin menjaga kulit tetap lembap. Cari kandungan seperti glycerin atau hyaluronic acid yang membantu menarik air ke kulit. Kandungan seperti ceramide juga bisa dipertimbangkan untuk membantu menjaga skin barrier.
Triknya simpel: pakai pelembap ketika kulit masih sedikit lembap setelah mencuci wajah. Jadi, air yang ada di permukaan kulit gak cepat hilang.

(Ilustrasi perbandingan kulit dehidrasi dan kulit terhidrasi. Foto: AI Generated)
Kulit kusam memang bikin pengin langsung scrub atau pakai exfoliating toner. Tapi kalau terlalu sering, kulit malah bisa protes.
Eksfoliasi berlebihan dapat mengganggu skin barrier dan membuat kulit lebih mudah terasa kering atau sensitif. Kalau wajah sedang perih, kering, atau kemerahan, coba kurangi dulu frekuensi eksfoliasi dan fokus pada hidrasi.
Skincare sebanyak apa pun rasanya kurang lengkap kalau sunscreen masih sering dilupakan. Paparan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan kulit, sehingga perlindungan dari sinar matahari tetap penting.
Gunakan sunscreen broad-spectrum SPF 30 atau lebih setiap pagi. Saat banyak beraktivitas di luar ruangan, aplikasikan kembali sesuai kebutuhan.
Mandi air panas memang nyaman, terutama setelah seharian beraktivitas. Tapi, air dengan suhu terlalu tinggi bisa membuat kulit semakin kering.
Coba gunakan air hangat dan jangan mandi terlalu lama. Setelah mandi atau mencuci wajah, langsung aplikasikan pelembap agar kelembapan kulit tetap terjaga.
Intinya, menjaga kulit tetap terhidrasi gak harus ribet. Mulai dari hal basic dulu: bersihkan dengan lembut, rutin pakai pelembap, jangan over-exfoliate, dan jangan skip sunscreen.
Desi Indasari
(TIN)
Kondisi ini terjadi ketika kulit kekurangan air dan ternyata enggak cuma dialami pemilik kulit kering. Kulit berminyak pun bisa mengalaminya.
Nah, daripada buru-buru menambah banyak produk skincare, coba cek lagi kebiasaan sehari-hari. Beberapa langkah simpel berikut bisa membantu menjaga kulit tetap terhidrasi.
Baca Juga :
Teman Gaya Bicara: Pelembab atau Moisturizer?
1. Jangan asal pilih facial wash
Setelah cuci muka, kulit memang seharusnya terasa bersih, tapi bukan berarti harus sampai kesat dan terasa ketarik. Kalau sensasi ini sering muncul, bisa jadi produk pembersih yang digunakan terlalu keras.
Pilih facial wash yang lembut dan sesuai dengan kondisi kulit. Hindari juga mencuci wajah berulang kali karena bisa mengganggu minyak alami yang membantu menjaga kelembapan kulit.
2. Pelembap jangan sampai di-skip
Moisturizer adalah salah satu produk yang paling penting kalau ingin menjaga kulit tetap lembap. Cari kandungan seperti glycerin atau hyaluronic acid yang membantu menarik air ke kulit. Kandungan seperti ceramide juga bisa dipertimbangkan untuk membantu menjaga skin barrier.
Triknya simpel: pakai pelembap ketika kulit masih sedikit lembap setelah mencuci wajah. Jadi, air yang ada di permukaan kulit gak cepat hilang.

(Ilustrasi perbandingan kulit dehidrasi dan kulit terhidrasi. Foto: AI Generated)
3. Eksfoliasi secukupnya
Kulit kusam memang bikin pengin langsung scrub atau pakai exfoliating toner. Tapi kalau terlalu sering, kulit malah bisa protes.
Eksfoliasi berlebihan dapat mengganggu skin barrier dan membuat kulit lebih mudah terasa kering atau sensitif. Kalau wajah sedang perih, kering, atau kemerahan, coba kurangi dulu frekuensi eksfoliasi dan fokus pada hidrasi.
4. Sunscreen tetap wajib
Skincare sebanyak apa pun rasanya kurang lengkap kalau sunscreen masih sering dilupakan. Paparan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan kulit, sehingga perlindungan dari sinar matahari tetap penting.
Gunakan sunscreen broad-spectrum SPF 30 atau lebih setiap pagi. Saat banyak beraktivitas di luar ruangan, aplikasikan kembali sesuai kebutuhan.
Baca Juga :
4 Foundation Cair Terbaik untuk Menutupi Kerutan dan Garis Halus, Harga di Bawah Rp100 Ribu
5. Jangan kebanyakan mandi air panas
Mandi air panas memang nyaman, terutama setelah seharian beraktivitas. Tapi, air dengan suhu terlalu tinggi bisa membuat kulit semakin kering.
Coba gunakan air hangat dan jangan mandi terlalu lama. Setelah mandi atau mencuci wajah, langsung aplikasikan pelembap agar kelembapan kulit tetap terjaga.
Intinya, menjaga kulit tetap terhidrasi gak harus ribet. Mulai dari hal basic dulu: bersihkan dengan lembut, rutin pakai pelembap, jangan over-exfoliate, dan jangan skip sunscreen.
Desi Indasari
(TIN)