Gerbang masuk Global Seed Vault di tengah padang salju Norwegia. designboom/dyveke sanne
Gerbang masuk Global Seed Vault di tengah padang salju Norwegia. designboom/dyveke sanne

Masa Depan di Bawah Tanah

Properti gedung ambruk
Rizkie Fauzian • 04 April 2018 08:34
London: Keterbatasan lahan mendatangkan tantangan baru bagi para arsitek. Bukan lagi tentang bagunan pencakar langit yang indah, tapi membangun bangunan fungsional di bawah tanah. Butuh ide-ide radikal tapi masuk akal untuk mewujudkannya.
 
"Helsinki dan Hong Kong memaksimalkan penggunaan lahan perkotaan dengan memindahkan infrastuktur dan fasilitas kotanya ke bawah tanah," kata CEO The Build Environtment Trust, Colin Tweedy seperti dikutip dari Designboom, Kamis (29/3/2018).
 
The Build Environtment Trust tengah mengadakan pameran di London tentang bangunan-bangunan atau arsitektur bawah tanah. Pemeran bertajuk "Welcome to the Underworld" ini ditampilkan bangunan bawah tanah di berbagai negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bukan sekedar ruang basement biasa, tapi bangunan dengan struktur kompleks yang menuntut perhitungan detail untuk unsur keamanan serta kenyamanan penghuni. Di paparkan pula ide-ide 'dunia bawah tanah' di masa depan. Berikut ini beberapa di antaranya;
 
Sancaklar Mosque, Istanbul
 
Masa Depan di Bawah Tanah
cemal emden/designboom
 
Bangunan ini merupakan salah satu masjid bawah tanah pertama di dunia. Masjid yang selesai dibangun pada 2012 ini berdiri di atas lahan 1.200 meter persegi di bawah tanah. Masjid yang terletak di bawah tanah Buyukcekmece, di luar Istambul ini bisa menampung 650 orang.
 
Zip World Bounce, Wales
 
Bangunan ini merupakan wahana permainan di kedalaman 400 meter dari permukaan tanah ini. Wahana ini menawarkan permainan dengan jaring-jaring yang dibuat khusus untuk anak-anak hingga dewasa. Setelah dilakukan perbaikan pada 2016, permainan yang ditawarkan semakin beragam.
 
Masa Depan di Bawah Tanah
zip world bounce below/designboom
 
Itäkeskus Swimming Hall, Helsinki
 
Kolam renang unik dan mengesankan yang dibuat dari batu, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana seperti di alam. Kapasitas kolam renang hingga seribu orang dengan aula yang sekaligus merupakan tempat berlindung bagi 3.800 orang.
 
Masa Depan di Bawah Tanah
jussi tiainen/designboom
 
The Lowline, New York
 
Megapolitan ini sudah teramat sangat kehabisan lahan. Setelah membangun sekian banyak pencakar langit, perhatian beralih ke area bawah tanah. Melalui program “Lowline” yang intinya adalah mendayagunakan kembali terminal-terminal trem bawah tanah yang tak terpakai sebagai taman-taman kota.
 
Masa Depan di Bawah Tanah
the lowline/designboom
 
Global Seed Vault, Norwegia
 
Bangunan bawah tanah ini merupakan pusat penyimpanan benih di dunia yang digunakan sebagai jaminan bila bencana atau kiamat terjadi. Bangunannya terkubur 130 m dalam gunung dan didesain untuk melindungi diri dari perang nuklir atau wabah penyakit. Bangunan berstuktur beton ini juga dikenal dengan nama Doomsday Vault atau Kubah Hari Kiamat.
 
(LHE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif