Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI
Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI

Teras Rumah Panas Banget? Coba 5 Cara Ini Biar Adem

Rizkie Fauzian • 15 April 2026 13:08
Ringkasnya gini..
  • Cuaca panas dapat meningkatkan suhu teras dan membuat rumah terasa tidak nyaman, sehingga diperlukan solusi untuk mengurangi panas secara efektif.
  • Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain menambahkan taman atap, menggunakan warna putih, hingga memasang kanopi dan lantai peredam panas.
  • Selain meningkatkan kenyamanan, langkah ini juga membantu mengurangi penggunaan listrik akibat pendingin ruangan yang bekerja lebih berat.

Jakarta: Cuaca panas ekstrem kerap menjadi tantangan bagi banyak hunian, terutama di area teras rumah yang langsung terpapar sinar matahari. Tanpa penanganan yang tepat, panas dapat terserap oleh material bangunan dan meningkatkan suhu di dalam rumah.
 
Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga membuat penggunaan pendingin ruangan menjadi lebih boros listrik. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk mengurangi panas di area teras.
 
Dilansir dari Houzz, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga suhu tetap sejuk, terutama saat musim kemarau.

Cara kurangi panas di teras rumah

1. Ciptakan taman hijau di atap 

Teras Rumah Panas Banget? Coba 5 Cara Ini Biar Adem
Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI
 

Menghadirkan taman di atas atap teras akan membantu menjaga suhu rumah. Dengan menanam rumput hijau dan menata berbagai tanaman di dalam pot, atap bangunan akan terlindungi dari paparan sinar matahari secara langsung. 

Tanaman bermanfaat sebagai penutup alami, sementara tanah yang ada di dalam pot memiliki kemampuan untuk menyerap energi panas yang mengenai permukaan atap. Pastikan struktur atap sudah dilapisi dengan material kedap untuk mencegah terjadinya rembesan air.

2. Gunakan cat warna putih

Teras Rumah Panas Banget? Coba 5 Cara Ini Biar Adem
Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI
 

Cat berwarna putih di area teras mampu mengurangi penyerapan suhu panas dan mampu memantulkan cahaya. Gunakan jenis cat atap dingin yang dapat berguna sebagai isolator termal untuk memantulkan kembali sinar matahari ke udara, sehingga ruangan di bawahnya tetap terasa sejuk. 

Untuk penggunaan permanen, pasang ubin keramik atau porselen dengan warna putih cerah karena daya tahannya yang lebih lama dan kemampuannya dalam memantulkan panas yang sangat baik.

3. Tambahkan kanopi

Teras Rumah Panas Banget? Coba 5 Cara Ini Biar Adem
Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI
 

Beton merupakan material bangunan yang memiliki kepadatan tinggi sehingga dapat menyimpan panas dan memindahkannya ke dalam ruangan di bawahnya. Untuk mencegahnya, buat kanopi di atas area teras.

Area yang terlindungi oleh kanopi akan memiliki suhu yang lebih rendah dibandingkan area yang terpapar sinar matahari langsung. Penggunaan dinding tinggi atau pemasangan teralis di kanopi dapat menciptakan hunian yang estetis namun tetap fungsional.

 

4. Gunakan lantai peredam panas

Teras Rumah Panas Banget? Coba 5 Cara Ini Biar Adem
Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI
 

Pemilihan material lantai untuk area luar ruangan disarankan untuk menggunakan material rendah serapan panas, seperti ubin dek berbahan kayu atau ubin terakota. Material-material ini tidak menyerap panas sebanyak beton biasa, sehingga tetap nyaman diinjak oleh kaki.

5. Pasang panel surya

Teras Rumah Panas Banget? Coba 5 Cara Ini Biar Adem
Cara kurangi panas di teras rumah. Foto: Gemini AI
 

Panel ini terdiri dari sel-sel fotovoltaik yang bekerja untuk menghalangi sinar matahari dan juga menangkap energi matahari untuk diubah menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. 

Metode ini cocok diterapkan pada gedung-gedung bertingkat atau apartemen di mana area atap memang digunakan untuk instalasi fasilitas pendukung bangunan.

Dengan lima cara di atas, suhu di area teras dapat tetap dingin meskipun cuaca sedang terik. (Syarifah Komalasari)


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan