Melalui instalasi Prismatic Journey, Taco bersama Helen Agustine Studio mengusung konsep prisma, yaitu fenomena ketika cahaya putih diuraikan menjadi beragam spektrum warna, sebagai metafora bahwa satu material dapat menghasilkan karakter ruang yang berbeda bergantung pada desain dan penerapannya.
Chief Marketing Officer Taco, Anastasia Tirtabudi, mengatakan perusahaan ingin menunjukkan bahwa material tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap bangunan, tetapi juga dapat menjadi elemen utama yang membentuk pengalaman ruang.
"Kami adalah produsen material yang menawarkan produk untuk interior dan eksterior. Namun, bagaimana produk itu bisa tampil berbeda sangat tergantung dari tangan yang mendesain dan mengaplikasikannya," ujar Anastasia di IndoBuildTech 2026, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurutnya, kolaborasi dengan arsitek dan desainer membuka peluang eksplorasi yang lebih luas sehingga material dapat diterjemahkan menjadi ruang yang memiliki cerita, suasana, dan fungsi yang berbeda.
Konsep prisma hadirkan pengalaman ruang berbeda
Instalasi Taco bersama Helen Agustine Studio bertajuk Prismatic Journey. Foto: Taco
Arsitek Helen Agustine Studio, Vinsensius Ardinan, menjelaskan bahwa Prismatic Journey dirancang sebagai instalasi yang memberikan pengalaman berbeda dibandingkan konsep booth pameran pada umumnya.
Alih-alih hanya menampilkan produk, instalasi ini mengajak pengunjung merasakan secara langsung bagaimana material diaplikasikan dalam berbagai ruang dengan karakter yang berbeda.
"Kami ingin membuat sesuatu yang lebih dari sekadar showroom. Pengunjung bisa merasakan bagaimana produk-produk itu diterapkan dalam sebuah desain," kata Vinsensius.
Untuk mewujudkan konsep tersebut, Taco dan Helen Agustine Studio menghadirkan sejumlah area dengan fungsi yang berbeda, mulai dari foyer, perpustakaan, dapur, ruang keluarga, hingga galeri.
Setiap ruang dirancang dengan ukuran, pencahayaan, dan atmosfer yang berbeda sehingga mampu memperlihatkan bagaimana material yang sama dapat menghasilkan pengalaman visual yang beragam.
Material yang sama, karakter ruang berbeda
Instalasi Taco bersama Helen Agustine Studio bertajuk Prismatic Journey. Foto: Taco
Menurut Vinsensius, konsep prisma dipilih karena mampu menggambarkan fleksibilitas material dalam desain interior.
Layaknya cahaya putih yang berubah menjadi berbagai warna saat melewati prisma, satu jenis material juga dapat menghadirkan berbagai karakter ruang bergantung pada komposisi desain, pencahayaan, serta ukuran ruang.
"Seperti cahaya putih yang diuraikan menjadi banyak warna, kami melihat satu material juga dapat menghadirkan banyak kemungkinan dalam sebuah ruang," ujarnya.
Ia menambahkan, instalasi tersebut diharapkan dapat membantu pengunjung membayangkan penerapan material pada berbagai tipe ruang, baik yang sempit maupun luas, terang maupun redup.
Melalui kolaborasi ini, Taco ingin menunjukkan bahwa inovasi material tidak hanya terletak pada produk, tetapi juga pada cara material tersebut diolah menjadi pengalaman ruang yang inspiratif bagi arsitek, desainer interior, maupun masyarakat. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda