Ratusan Istana di Turki Terbengkalai
Sejak 2014, ratusan rumah tersebut ditinggalkan penghuninya ketika ekonomi Turki mengalami krisis. dezeen/Getty Images
Ankara:Ratusan unit 'istana' yang berada di lembah Burj Al Babas, Turki ini ditinggalkan penghuninya. Kompleks perumahan mewah tersebut saat ini lebih menyerupai kota mati.

Rencananya akan ada 732 'istana' dibangun di kompleks perumahan yang berada di antara Ankara dan Istambul ini. Namun pengembang Sarot Group mengalami kebangkrutan sebelum perumahan rampung dibangun.


Sejak 2014, ratusan rumah tersebut ditinggalkan penghuninya ketika ekonomi Turki mengalami krisis. Sarot Group kemudian mengajukan kebangkrutan dan meninggalkan utang USD27 juta.

Hunian tersebut memang dibangun dengan gaya Chateaux, istana yang berada di Prancis. Rumah bak istana tersebut memiliki tiga tingkat dengan menara sudut bulat dan persegi di atas pintu masuk.


baca juga: Masjid baru Turki usulan Erdogan


Selain struktur bangunan yang unik, tata letak rumah dengan luas 324 meter persegi tersebut juga tersusun rapi. Harga per unit mulai USD 370 ribu hingga USD 530 ribu. Hingga dinyatakan
bangkrut, ada 587 rumah yang selesai dibangun.

Tak hanya rumah, kompleks tersebut juga memiliki bangunan berkubah klasik yang berfungsi sebagai ruang serba guna. Di dalamnya berisi toko-toko, bioskop, restoran, ruang konferensi dan ruang rapat kecil.

Fasilitas lainnya, seperti pusat kebugaran dan termasuk pemandian, sauna, ruang uap, dan taman air. Sementara lapangan basket, lapangan tenis, dan lapangan sepakbola akan dibangun di
sampingnya.

Meskipun konstruksi telah dihentikan, namun Sarot Group berharap pembangunan akan berlanjut. Terutama karena proyek perumahan ini juga memiliki nilai tinggi senilai USD 200 juta.

"Kami hanya perlu menjual 100 vila untuk melunasi utang kami. Saya percaya kami dapat mengatasi krisis ini dalam empat hingga lima bulan," kata wakil ketua Sarot Group, Yerdelen seperti dikutip dari dezeen.



 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id