Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Bakal Paslon Perseorangan Pilbup Purworejo Berencana Gugat KPU

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Bagus Aryo Wicaksono • 29 Juli 2020 14:44
Purworejo: Pasangan bakal calon Pilbup Purworejo, Jawa Tengah, Slamet Riyanto-Susanto, berencana menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Pasalnya, KPU menolak berkas perbaikan dukungan pencalonan keduanya pada Pilkada Serentak 2020.
 
"Kita berniat menempuh jalur hukum dengan mengajukan sengketa ke Bawaslu Purworejo dalam waktu dekat," kata Slamet Riyanto, Rabu, 29 Juli 2020.
 
Slamet mengaku keberatan berkas dari satu kecamatan yang terlambat disetorkan ke KPU dianggap tidak ada. Ia juga menilai KPU tidak transparan karena 32 orang saksi yang dihadirkan pihaknya tidak disebut secara rinci tiap kecamatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan tidak mau menerima berita acara, artinya kami menolak keputusan KPU," jelas dia.
 
Baca juga:KPUD Kalimantan Utara Berencana Gelar Debat Pilkada Lewat Metro TV
 
Sementara itu KPU Purworejo menganggap berkas yang dikumpulkan pasangan Slamet Riyanto-Susanto, belum memenuhi syarat.
 
Sebelumnya, pasangan bakal calon tersebut diminta mengumpulkan berkas dukungan perbaikan sebanyak 35.568 suara. Mereka pun mengumpulkan 43.020 berkas dukungan, melampaui target yang diminta KPU.
 
"Setelah dilakukan pengecekan berkas dukungan, dari jumlah 43.020 sebanyak 10.280 dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). KPU menyatakan bahwa dukungan untuk bapaslon perseorangan ditolak," kata ketua KPU, Dulrokhim.
 
Hasil keputusan KPU tersebut dituangkan dalam Berita Acara nomor: 50/PL.02.2-BA/3306/Kab/VII/2020. Berita acara telah diterima oleh Bawaslu Purworejo, namun ditolak Slamet Riyanto-Susanto.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif