Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

KPU Kabupaten Malang Usulkan Tambah Anggaran Pilkada Rp29 Miliar

Pilkada Pemilu Serentak 2020
Daviq Umar Al Faruq • 16 Juni 2020 15:37
Malang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang berencana mengusulkan penambahan anggaran pelaksanaan pilkada serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 9 Desember 2020. Penambahan anggaran yang diajukan sekitar Rp29 miliar untuk penerapan protokol kesehatan covid-19.
 
"Tambahan anggaran kisaran Rp29 miliar. Jumlah ini mengakomodasi untuk penyediaan APD (alat pelindung diri) dan lain-lain. Tapi itu tidak murni tanggung jawab Pemkab Malang, bisa dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara)," kata Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika, Selasa, 16 Juni 2020.
 
Dia menerangkan tambahan anggaran itu untuk keperluan tempat pemungutan suara (TPS) tambahan. Dia mengungkap KPU Kabupaten Malang akan menambah 689 TPS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semula 4.280 TPS ditambah menjadi 4.969 TPS. Namun, masih dalam tahap estimasi untuk penambahan TPS," terangnya.
 
Baca:Bawaslu Purworejo Mengaktifkan Kembali Pengawas Ad Hoc
 
Dia menerangkan, sebelumnya satu TPS bisa menampung 800 pemilih. Tetapi jumlah tersebut dinilai tidak aman karena berpotensi menimbulkan kerumuman di tengah wabah virus korona.
 
"Karena adanya kebijakan baru, satu TPS hanya bisa menampung maksimal 500 pemilih. Kalau kebutuhan anggaran penambahan TPS setelah penyesuaian sekitar Rp4 miliar sekian. Tapi itu masih belum pasti," ungkapnya.
 
Mahardika menambahkan sebelumnya anggaran penyelenggaraan Pilkada yang dialokasikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang sebesar Rp 85 miliar. Kini KPU Kabupaten Malang tengah mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp29 miliar.
 
"Setidaknya kami tetap menghitung, kami tetap bikin hitungan dan kami serahkan kepada TAPD. Kalau Pemkab bisa menyediakan, silahkan. Kalau tidak, silahkan dilanjutkan ke KPU RI," jelasnya.
 
Pilkada serentak 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula, hari pemungutan suara digelar pada 23 September, namun diundur hingga 9 Desember akibat pandemi covid-19.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif