Cagub Koster Usung Program Smart Island
I Wayan Koster (kiri) dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (kanan). Foto: MTVN/ M Rodhi Aulia
Nusa Dua: Calon Gubernur dan calon wakil gubernur Bali nomor urut satu, I Wayan Koster-Tjokorda Oka Ardhana Sukawati ingin menjadikan Bali sebagai smart island. Visi itu menitikberatkan pada manajemen birokrasi yang terintegrasi di Pulau Dewata. 

"Kami ingin menerapkan Bali jadi smart island untuk mendukung one island dan one management," kata Wayan Koster dalam debat kandidat Pilgub Bali di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 28 April 2018. 


Wayan-Tjok juga ingin menjadikan Bali sebagai wilayah yang bisa menjaga kesucian dan keharmonisan alamnya. Ia juga berjanji mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Bali, serta membuat Bali berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkebudayaan.

"Bali harus berdikari secara ekonomi. Pembangunan ekonomi kerakyatan akan berbasis pertanian, pariwisata, teknologi informasi, dan ekonomi digital bagi generasi milenilal," ujarnya.

Wayan juga ingin konsentrasi pada pembangunan di sektor lingkungan sesuai nilai-nilai adat istiadat Bali. Ia juga berjanji mengembangkan pembangunan infrastruktur di darat, laut, dan udara.

"Bali merupakan kesatuan wilayah yang harus dikelola dengan pendekatan konsep satu pulau satu pengelolaan," ujarnya.

Pilkada Bali 2018 diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. Pasangan itu diusung empat parpol peraih kursi di DPRD Bali, yakni PDIP, Hanura, PAN, dan serta PKPI. Pasangan tersebut juga didukung PKB dan PPP.

Pesaingnya adalah pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) diusulkan oleh empat partai peraih kursi di DPRD Bali, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Nasdem. Mereka juga didukung oleh PKS, PBB, dan Perindo.



(AGA)