Mendagri Tito Karnavian menyampaikan keterangan pers di Gedung KPU, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan keterangan pers di Gedung KPU, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Calon Kepala Daerah Diingatkan Jangan Politisasi Bansos Covid-19

Pilkada Pemilu Serentak 2020
Theofilus Ifan Sucipto • 30 Juli 2020 18:36
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 tidak mempolitisasi bantuan sosial (bansos) virus korona (covid-19). Persaingan harus berlangsung secara sehat.
 
“Bansos tetap dilaksanakan pemerintah daerah, tapi tidak menggunakan identitas diri seperti nama, dan foto,” kata Tito di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Tito mengatakan distribusi bansos harus tetap dilakukan bagi masyarakat terdampak covid-19. Tapi, bukan berarti bansos digunakan sebagai alat kampanye.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masyarakat bisa menilai calon kepala daerah yang bandel. Masyarakat dan penantang petahana juga bisa melaporkan hal tersebut.
 
Baca: Pilkada 2020 Usung Tema Gerakan Lawan Covid-19
 
Ketua KPU Arief Budiman menegaskan aturan soal bansos sudah tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU). Peserta pilkada tidak boleh memasang foto dan atau slogan dalam bantuan tersebut.
 
“Kegiatan pemerintah tidak boleh berhenti, termasuk bansos. (Pemanfaatan) bansos sudah diatur dalam PKPU,” tutur Arief.
 
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak mempermasalahkan distribusi bansos selama pandemi virus korona. Namun, penyaluran bansos tidak boleh disalahgunakan untuk kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
 
"Tidak ada masalah dalam fasilitas bansos. Persoalannya ketika dipolitisasi atau diprivatisasi seakan-akan itu berasal usaha pribadi," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 20 Juli 2020.
 
Afifuddin menyebut penyalahgunaan bansos yang paling mencolok terjadi di Klaten, Jawa Tengah. Bupati Klaten, Sri Mulyani, menempelkan fotonya di bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos).
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif