Wakil Bupati Jember Dipanggil Panwaslu
Ilustrasi Pilkada 2018. Medcom.id/M Rizal
Jember:Panwaslu Kabupaten Jember mengkaji dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan Wakil Bupati Jember Muqiet Arief. Dia terekam kamera anggota Panwas Kecamatan Kaliwates ikut menyambut dan mendampingi Cawagub Puti Guntur Sukarno berkampanye pada Senin, 12 Maret 2018.

Menurut informasi yang diterima Medcom.id, Rabu malam 14 Maret 2018 ini, Bawaslu Kabupaten Jember memanggil Wakil Bupati Jember Kiai Muqiet Arif untuk diklarifikasi.


Muqiet ikut menyambut kedatangan Puti Guntur Soekarno saat akan berziarah ke makam almarhum Kiai Muhammad Shidiq yang berada di Condro, Kaliwates, Jember, Jawa Timur, dengan mengenakan atribut lengkap kedinasannya. Bahkan Wabup juga memimpin doa Mbak Puti berdoa di makam Mbah Shidiq.

Ketua Panwaslu Kabupaten Jember Abdulah Waid menyatakan kampanye memiliki rambu-rambu yang harus ditaati. Baik oleh calon, tim pemenangan, hingga pejabat pemerintahan.

"Pejabat tidak diperkenankan ikut dalam kampanye dengan catatan tidak mempunyai izin cuti. Jika tidak mempunyai izin cuti dinyatakan pelanggaran," tegasnya.

Panwaslu Kabupaten Jember belum bisa berkomentar banyak terkait dugaan pelanggaran ini. Selain memanggil Muqiet, Panwas akan memeriksa sejumlah saksi dan merapatkan kasus ini di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

Aturan main kampanye dan larangan pejabat pemerintah sudah jelas. Pejabat yang terbukti melanggar akan disanksi pidana penjara hingga denda. "Sanksi hukumannya dilihat dari sisi jenis pelanggarannya. Kalau itu pelanggaran pidana maka hukumannya adalah penjara maupun denda," pungkasnya.


 



(SUR)