Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

156 Bakal Pasangan Calon Perorangan Lolos Verifikasi Administrasi

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Theofilus Ifan Sucipto • 30 Juli 2020 15:51
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil verifikasi bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Data dihimpun sampai Rabu, 29 Juli 2020, pukul 16.45 WIB.
 
“Dua bapaslon gubernur dan wakil gubernur serta 154 bapaslon bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota memenuhi syarat verifikasi administrasi,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Menurut dia, enam bapaslon wali kota dan bupati yang mengundurkan diri sebelum dan di tengah verifikasi administrasi. Alhasil, proses terhadap mereka tidak bisa berlanjut ke verifikasi faktual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Satu bapaslon bupati dan wakil bupati mengundurkan diri di Karo, Sumatra Utara. Sementara itu, bapaslon wali kota dan wakil wali kota mengundurkan diri di Minahasa Utara, Sulawesi Utara; Pangandaran, Jawa Barat; Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur; Fakfak, Papua Barat; dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
 
“Dengan demikian dua bapaslon gubernur dan wakil gubernur dan 148 bapaslon bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota dilanjutan ke verifikasi faktual,” ujar Arief.
 
Arief menjelaskan verifikasi faktual dimulai dengan panitia pemungutan suara (PPS) mendatangi pendukung di kediamannya. PPS menanyakan dukungan kepada bapaslon.
 
Jika pendukung tidak bisa ditemui, PPS meminta bapaslon mempertemukan pendukungnya sesuai kesepakatan. Bila tidak hadir, pendukung diminta mendatangi kantor PPS untuk menyatakan dukungan.
 
Arief menyebut rekapitulasi dukungan pasangan calon perseorangan selesai pada Selasa, 21 Juli 2020, untuk pemilihan bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota. Sementara itu, pemilihan rekapitulasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur selesai ]Kamis, 23 Juli 2020.
 
“Saat pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan, satu bapaslon perseorangan bupati dan wakil bupati Paser, Kalimantan Timur mengundurkan diri,” terang Arief.
 
Setelah rekapitulasi berjenjang, 23 bapaslon bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota memenuhi syarat minimal dukungan. Dua bapaslon gubernur dan wakil gubernur dan 124 bapaslon bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota belum memenuhi syarat minimal.
 
Bapaslon yang belum memenuhi syarat bisa mengikuti tahapan penyerahan dukungan perbaikan hingga Senin, 27 Juli 2020. Namun hingga tenggat waktu, bapaslon gubernur dan wakil gubernur Sumatra Barat dan Kalimantan Utara tidak menyerahkan revisi.
 
Baca: 23 Calon Perseorangan Bisa Mendaftar di Pilkada 2020
 
“Kemudian 28 bapaslon bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota yang tidak menyerahkan perbaikan,” tutur Arief.
 
Arief mengatakan tahap berikutnya yakni verifikasi administrasi oleh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Tenggat waktunya hingga Selasa, 4 Agustus 2020.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif