Bima Arya Mau Permain Tradisional Dilestarikan
Bima Arya memainkan permainan tradisional
Bogor:Pasangan calon wali kota Bogor Bima Arya-Dedie A Rachim (Badra) menginginkan permainan tradisional dilestarikan. Bima juga berjanji ruang bermain anak akan ditambah terus di Kota Bogor. 

Diketahui Bima-Dedie menghabiskan waktu jelang buka puasa atau ngabuburit di Kampung Warna Warni, Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, 4 Juni 2018. Menunggu waktu berbuka, Petahana Kota Bogor ini nampak bercengkrama dengan sejumlah anak-anak dan bermainan permainan tradisional.


"Ruang-ruang bermain seperti ini harus ditambah terus di Kota Bogor. Selain mengajak anak-anak lebih mengenal permainan tradisional, kegiatan ini juga sekaligus mengajak anak-anak untuk aktif bermain di luar rumah bersama keluarga tanpa rasa khawatir," ungkap Bima ditemui di Kampung Warna-warni, Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin, 4 Juni 2018.



Para bocah di Kampung Warna-warni itu lantas menantang Bima-Dedie untuk bermain bersama. Terlihat sejumlah permainan, antara lain loncat karet, engklek, egrang, kelereng, damdas dan bakiyak.

Bocah-bocah sekitaran usia 6-12 tahun terlihat aktif melompat. Bima-Dedie juga tak mau kalah dengan mereka. Meski kelincahan anak-anak tersebut sulit diimbangi.

Bima Arya menyatakan, sangat mengapresiasi keaktifan orangtua dan para pemuda di kampung Warna Warni Katulampa itu yang menghidupkan permainan tradisional di anak-anak zaman sekarang.

Kemajuan teknologi, sambung dia, membuat banyak keluarga mengandalkan gawai, sebagian orang tua bahkan lebih menyukai anak-anaknya bermain di dalam rumah dari pada bermain di luar.

"Permainan tradisional di luar ruangan banyak melibatkan aktivitas fisik yang mendorong stimulasi motorik dan psikologis anak yang akan membantu perkembangan anak," katanya.



Segendang sepenarian dengan Bima, Dedie mengatakan permainan tradisional sudah hampir terlupakan. Dengan adanya ruang terbuka publik maka diharapkan bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan mempopulerkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak. 

"Pesan kami untuk anak-anak, harus rajin belajar, rajin beribadah dan rajin berolahraga," pungkasnya.



(ALB)