ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bawaslu NTT Anjurkan Calon Kepala Daerah Kampanye Daring

Pilkada pilkada serentak bawaslu Pemilu Serentak 2020
Antara • 29 September 2020 16:48
Kupang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur kembali menganjurkan seluruh calon kepala daerah di sembilan kabupaten di NTT untuk menggelar kampanye secara daring. Hal tersebut dianjurkan lantaran kasus covid-19 di NTT dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat.
 
"Kami lebih menganjurkan kepada calon kepala daerah untuk lebih baik menggunakan kampanye secara daring sehingga tidak mengumpulkan banyak orang," kata Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa, di Kupang, Selasa, 29 September 2020.
 
Baca: DPR Desak Pemerintah Tekan Harga Tes Swab

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Thomas menjelaskan dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) no 13 tahun 2020 lebih menganjurkan agar seluruh seluruh calon kepala daerah lebih pada kampanye secara daring. Ia mengatakan nantinya jika sudah berjalan, pihak Bawaslu juga akan mengevaluasi metode kampanye daring sudah efektif atau tidak.
 
"Tetapi semua itu tergantung mereka bisa menggunakan yang mana, tetapi kembali lagi harus mematuhi protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan massa," jelasnya.
 
Thomas menambahkan hingga saat ini di masa kampanye hari keempat pihaknya belum mendapatkan laporan soal pelanggaran penerapan protokol kesehatan saat kampanye.
 
Iapun berharap seluruh calon kepala daerah di NTT khususnya di sembilan kabupaten penyelenggara pilkada serentak dapat mengikuti aturan yang berlaku sehingga tak masuk dalam pidana.
 
Pada 2020 di Provinsi Nusa Tenggara Timur akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada sembilan kabupaten yakni Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Timur.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif