Ketua DPR Puan Maharani. MI/Susanto
Ketua DPR Puan Maharani. MI/Susanto

Peserta Pilkada Diminta Tidak Kerahkan Massa Saat Kampanye

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 30 September 2020 14:37
Jakarta: Pasangan calon (paslon) kepala daerah diminta tidak memobilisasi massa saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Semua pihak harus mematuhi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Kampanye.
 
"Disipin protokol kesehatan selain karena aturan juga harus karena kesadaran,” kata Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 November 2020.
 
Ketua DPP PDI Perjuangan itu meminta semua calon kreatif dan inovatif dalam penyampaian visi-misi kepada masyarakat. Salah satunya, lewat teknologi digital atau pertemuan virtual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan tidak mengadakan kegiatan yang mengundang orang berkerumun," ungkap dia.
 
Baca: Kampanye di Medsos Dipantau Ketat
 
Kepatuhan seluruh pihak dibutuhkan dalam mewujudkan Pilkada 2020 yang sehat dan aman. Jika ada yang melanggar, dia meminta penegak hukum tegas harus menerapkan aturan dan sanksi.
 
“Sanksinya sudah diatur melalui PKPU terbaru," ujar dia.
 
Dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020, sejumlah sanksi menanti peserta pilkada yang melanggar protokol kesehatan. Sanksi berjenjang diberikan mulai dari teguran hingga pemotongan masa kampanye dan pidana.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif