Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Bawaslu: Kampanye Daring Tak Laku Karena Tim Sukses Tak Siap

Pilkada pilkada serentak bawaslu Pemilu Serentak 2020
Indriyani Astuti • 28 Oktober 2020 02:58
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menebak faktor di balik minimnya kampanye daring Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Salah satunya terkait kesiapan tim sukses pasangan calon peserta pesta demokrasi.
 
"Kurangnya minat atas kampanye dengan metode baru ini diduga karena ketidaksiapan tim kampanye dan/atau pasangan calon dengan perangkat kampanye daring," kata Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Mochammad Afifuddin melalui keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Dia mengatakan jumlah kampanye daring pada 10 hari terakhir mencapai 80 kegiatan. Jumlah tersebut menurun dibandingkan kampanye pada 6-15 Oktober 2020 yang mencapai 98 kegiatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Bawaslu Soroti Rendahnya Tingkat Kampanye Daring
 
Selain dugaan itu, Afif menyebut calon kepala daerah tak memandang kampanye daring sebagai ruang dialog yang komunikatif. Sehingga tidak efektif menyampaikan visi, misi, program, dan pesan untuk memengaruhi preferensi pemilih.
 
"Itu membuat kampanye dengan metode daring menjadi metode yang paling kurang diminati dibandingkan bentuk kampanye lainnya," ucapnya.
 
Afif mengatakan, jumlah kampanye daring paling sedikit dibandingkan metode lain dalam sebulan tahapan kampanye. Sebaliknya, kampanye tatap muka masih diminati paslon.
 
Berdasarkan catatan Bawaslu, 13.646 kegiatan tatap muka dilakukan dalam kampanye 10 hari terakhir. Jumlah tersebut menurun dibandingkan kampanye periode 6-15 Oktober 2020 dengan 16.468 kegiatan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif