Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, mengunjungi Media Group untuk membahas rencana debat terbuka antarpasangan calon dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Medcom.id/Cindy
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, mengunjungi Media Group untuk membahas rencana debat terbuka antarpasangan calon dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Medcom.id/Cindy

KPUD Kabupaten Tana Tidung Berencana Gelar Debat Pilkada Lewat Metro TV

Pilkada Pemilu Serentak 2020
Cindy • 29 Juli 2020 12:48
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, mengunjungi Media Group untuk membahas rencana debat terbuka antarpasangan calon dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Debat terbuka tersebut rencananya disiarkan melalui Studio Metro TV.
 
"Kami lengkap membawa tim keuangan sebagai pembuat komitmen, mereka yang nanti akan menafsirkan, menilai dan melihat layak tidaknya fasilitas," kata Ketua KPU Kabupaten Tana Tidung, Hendra Wahyudhi, di Kompleks Media Group, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu, 29 Juli 2020.
 
Hendra menuturkan KPU punya kewenangan memfasilitasi para peserta pilkada berkampanye lewat debat terbuka. Mekanisme debat terbuka selama masa pandemi covid-19 telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Debat terbuka akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat. Jumlah peserta saat kegiatan akan dibatasi.
 
"Tidak lagi kita mengundang penonton. Cukup hanya peserta, calon bupati, wakil bupati, dan perwakilan tim kampanye," ujar Hendra.
 
Debat terbuka hanya akan digelar satu kali putaran. Sementara itu, materi dan pertanyaan debat akan disiapkan panelis.
 
"Apakah nanti panelisnya satu paket dengan paket debatnya atau diserahkan KPU sendiri yang mencari panelis, kita koordinasi dengan Metro TV," ujar Hendra.
 
Deputy News Gathering Manager Metro TV, Ade Firman, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan untuk pelaksanaan debat terbuka. Antara lain pengaturan jaga jarak, pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer, hingga jumlah peserta dalam studio.
 
"Kapasitas studio kita biasanya bisa menampung 300 orang, tapi nanti akan dibatasi hanya 150 orang. Baik itu untuk peserta pilkada, tim kampanye, dan anggota KPU yang hadir," tutur Ade.
 
Sementara itu, Division Head of Sales Metro TV Handry Pulungan memastikan Metro TV akan menjaga independensi dalam gelaran dan penyiaran debat terbuka. Seluruh peserta pilkada memiliki hak serupa dalam mengemukakan pendapat.
 
"Independensi akan kami jaga. Jadi mau itu peserta dari partai mana pun punya porsi yang sama dalam siaran yang akan dipertontonkan kepada publik," ujar Handry.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif