Elektabilitas Ganjar Kian Melesat
Calon gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (ANT/Aloysius Jarot Nugroho)
Semarang:Lembaga Survei Alvara Research Center merilis hasil survei Pilgub Jawa Tengah 2018. Dari surveinya, elektebilitas Ganjar Pranowo-Taj Yasin mencapai 58,8 Persen. Sedangkan Sudirman Said-Ida Fauziyah 11, 5 Persen dan 29,0 Persen belum menentukan pilihan. 

"Peluang Ganjar Pranowo dan Taj Yasin cukup besar. Kemenangan karena pengaruh Ganjar Pranowo sebagai petahana, secara sistematis kepuasan besar yakni 85,3 persen. Artinya publik tidak hanya mengapresiasi kepimimpinan Ganjar Pranowo tetapi juga mengakui kinerjanya," kata Founder & CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali di Semarang, Selasa 15 Mei 2018.


Ali menjelaskan, Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin unggul atas lawanya Sudirman-Ida Fauziyah di semua daerah. Suara tertinggi berada di Dapil Jateng 1 sebesar 79,1 persen dan dapil Jateng 10 sebesar 67,4 persen. 

"Sudiman Said dan Ida Fauziyah paling kuat di dapil 8 sebesar 25,7 persen dan dapil 9 sebesar 19,1 persen," ujarnya. 

Jarak elektabilitas Ganjar Pranowo dengan Sudirman Said mencapai 45,6 persen. Gap tersebut justru lebih tinggi dibandingkan jumlah undecided voters yang mencapai 30,093. 

"Artinya, meskipun pasangan Sudirman Said lda Fauziyah berhasil menggaet seluruh undecided voters. masih belum mampu mengejar posisi electoral Ganjar Pranowo-Taj Yasin," tandasnya. 

Kemudian soliditas pemilih Ganjar Pranowo-Taj Yasin terdapat 31,8 persen pemilih yang masih mungkin mengubah pilihan (swing voters). 

Menariknya, soliditas pemilih Sudirman Said-lda Fauziyah justru lebih rendah, yakni 60,7 persen sehingga terdapat 39,3 persen pemilih yang masih mungkin berpindah. 

"Oleh karena itu, justru curuk suara Sudirman Said -lda Fauziyah yang lebih rentan tergores," tuturnya. 



(LDS)