Survei Indo Barometer: Ridwan Kamil Paling Disukai

M Sholahadhin Azhar 19 April 2018 16:54 WIB
pilkada jabar
Survei Indo Barometer: Ridwan Kamil Paling Disukai
Calon Gubernur Mochamad Ridwan Kamil--MI/Ramdani
Jakarta:Indo Barometer merilis hasil survei popularitas dan elektabilitas pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Pilkada Jawa Barat. Calon Gubernur Mochamad Ridwan Kamil merajai survei.

"Calon gubernur yang paling disukai adalah Ridwan Kamil dengan presentase 85,6 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat presentasi di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis, 19 April 2018.


Posisi Emil disusul calon gubernur Deddy Mizwar dengan presentase 77,6 persen, lalu Sudrajat 29,8 persen, dan TB Hasanuddin 19,3 persen. Survei yang melibatkan 1.200 responden ini mengungkap alasan mengapa Ridwan Kamil menjadi favorit. "Alasan utama publik memilih calon gubernur adalah dekat dengan rakyat," imbuh Qodari.

Baca: Survei: Ridwan Kamil Dinilai Paling Perhatian

Ia menjabarkan dari 1.200 responden, 18,5 persen di antaranya menyukai pemimpin yang dekat dengan rakyat. Sementara 12,8 persen dari responden memilih gubernur yang kinerjanya bagus. Adapun 9,9 persen menyukai pemimpin yang tegas.

Untuk calon wakil gubernur, Qodari menyebut para responden lebih menyukai sosok Dedi Mulyadi. Bupati Purwakarta itu mendapat presentase 75,1 persen, disusul Uu Ruzhanul Ulum 60,7 persen, Ahmad Syaikhu 33,4 persen, dan Anton Charliyan 14,6 persen.

Sama seperti latar belakang calon Gubernur, Qodari menyebut masyarakat Jabar suka pada calon wakil gubernur yang dekat dengan masyarakat. Ada 15,2 persen dari 1.200 responden yang menyatakan hal tersebut. Disusul intelektual 12,1 persen, taat beragama 11,8 persen, dan tegas 8 persen.

Survei dengan 1.200 responden ini dilakukan pada kurun waktu 20-26 maret 2018. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni wawancara langsung dan kuisioner.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id