Siswandi-Euis Gagal Nyalon di Cirebon Akibat Mahar Miliaran Rupiah

Ahmad Rofahan 13 Januari 2018 18:48 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Siswandi-Euis Gagal <i>Nyalon</i> di Cirebon Akibat Mahar
Brigjen Pol Siswandi dan Ketua DPD PAN Cirebon Dani Mardani saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: Medcom.id/Ahmad Rofahan
Cirebon: Pasangan Brigjen Pol Siswandi-Euis Fety Fatayati yang diusung oleh Koalisi Umat gagal mendaftar untuk Pilwakot Cirebon. Ini terjadi karena rekomendasi dari PKS batal keluar, syarat kursi tak terpenuhi.

Siswandi pun membeberkan hal yang mengejutkan. PKS tak keluarkan rekomendasi karena permintaan mahar tak bisa dipenuhi bernilai miliaran rupiah tidak dipenuhi Siswandi-Euis Fety.

"Mereka meminta mahar miliaran, bahkan mintanya kontan" kata Siswandi di Cirebon, Sabtu, 13 Januari 2018. Nominal mahar yang diminta cukup tinggi. Namun sayangnya mantan perwira tinggi Polri yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) itu tak menyebutkan angka pasti.

Nominal mahar terlontar dari salah satu pengurus PKS pada H-1 pendaftaran. Walau sempat dimintai mahar, nilainya naik lima kali lipat pada pukul 20.30 Rabu, 10 Januari 2018, atau hari akhir pendaftaran calon.

Padahal, sore harinya, PKS menyebutkan rekomendasi Siswandi-Euis sudah bisa dipastikan 90 persen. “Sore, saat saya masih di kereta menuju Cirebon, mereka mengatakan rekomendasi sudah 90 persen. Namun tiba-tiba meminta mahar dengan nominal yang cukup tinggi,” kata Siswandi.

(Baca: Koalisi Umat Gagal Administrasi, Dua Paslon Lanjut Kompetisi)

Menurut Siswandi, Gerindra dan PAN tidak meminta mahar sama sekali. Ia juga sudah berkomitmen untuk tidak mengeluarkan uang untuk mendapatkan rekomendasi tersebut.

Pilwalkot Cirebon dipastikan hanya diikuti oleh dua pasangan calon. Siswandi-Euis tidak bisa memenuhi jumlah kursi karena PKS yang sempang mendukungnya tak mengeluarkan rekomendasi.

Komisioner KPUD Kota Cirebon, Iwan Setiawan membenarkan hal tersebut. Karena tidak turunnya rekomendasi dari PKS, maka pasangan Siswandi dan Eusi, hanya memiliki enam kursi. Sedangkan batas minimal pengusungan calon yaitu tujuh kursi.

"Pasangan Siswandi dan Euis kurang satu kursi. Hingga penutupan, rekomendasi dari PKS tidak bisa diserahkan ke kami," kata Iwan.

 



(SUR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360