Ketua Bawaslu Abhan. Antara/Boyke Ledy Watra
Ketua Bawaslu Abhan. Antara/Boyke Ledy Watra

Bawaslu Optimistis Pilkada 2020 Berjalan Lancar

Pilkada pilkada serentak bawaslu Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 01 Oktober 2020 22:19
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus melakukan pengawasan elektoral dan nonelektoral pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan.
 
"Adanya pandemi ini banyak tantangan, namun sebagai penyelenggara kami tetap optimis, syarat utama adalah tertib kesehatan," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam diskusi virtual, Kamis, 1 Oktober 2020.
 
Baca:Bawaslu Berharap Pelanggaran Protokol Kesehatan Berkurang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bawaslu, kata Abhan memiliki kewenangan melakukan penindakan. Namun penindakan pidana dalam penerapan protokol covid-19 diserahkan kepada kepolisian.
 
Kepolisian bertindak bedasarkan sejumlah regulasi. Seperti Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Selain itu, regulasi yang mendasari peindakan yakni Undang-Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020, hingga peraturan daerah terkait.
 
"Penindakan bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, melainkan menjadi tanggung jawab lembaga terkait seperti kepolisian. Kita perlu kerja bersama," jelasnya.
 
Menurut dia, masih ditemukan peserta pilkada yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan di hari keenam tahapan kampanye. Pelanggaran itu ditemukan di 35 kabupaten kota, seperti tidak menggunakan masker.
 
"Kami terus memetakan potensi kerawanan seperti penerapan protokol kesehatan secara ketat apabila kampanye daring dan media sosial tidak bisa dilaksanakan mengingat keterbatasan jaringan internet," kata dia.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif