(Ilustrasi) Suasana TPS 48 Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
(Ilustrasi) Suasana TPS 48 Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Kerawanan 49.390 TPS Perlu Pendekatan Berbeda

Pilkada politik uang bawaslu Pemilu Serentak 2020
Surya Perkasa • 09 Desember 2020 15:15
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan 49.390 tempat pemungutan suara (TPS) di 30 provinsi rawan. Bentuk kerawanan TPS dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 beragam.
 
"Tiap daerah memiliki kerawanan yang berbeda. Desain pengawasan dan pendekatan (mengatasi kerawanan) berbeda," kata Fritz
 
Dia mencontohkan sekitar 1.100 TPS rawan politik uang. Bawasli bekerja sama dengan kepolisian dan aparat berwajib untuk mengawasi dan meningkatkan patroli di sekitar TPS tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ribuan TPS Rawan Praktik Politik Uang
 
Bawaslu juga mencatat 1.023 TPS rawan karena penyelenggara positif terinfeksi covid-19. Dia juga mengakui sejumlah petugas sempat menolak dites covid-19.
 
"Kalau petugas KPPS yang tidak mau di-rapid test, akan dilakukan pendekatan lebih jauh atau pergantian," terang dia.
 
Kerawanan 49.390 TPS Perlu Pendekatan Berbeda
 
Bawaslu mencatat kerawanan paling banyak masih berbentuk pemilih berstatus memenuhi syarat (TMS) di 14.534 TPS. Status tersebut karena pemilik suara telah meninggal namun tetap masuk daftar pemilih tetap (DPT), data ganda, hingga pemilih tidak dikenal.
 
Disusul kendala jaringan internet di 11.559 TPS, pemilih memenuhi syarat tapi tak terdaftar di 6.291 TPS, dan TPS sulit dijangkau dengan 5.774 kerawanan.
 
Kemudian, 3.338 TPS rawan karena penyelenggara tidak daftar Sirekap saat simulasi, 3.039 TPS terkendala aliran listrik, dan 2.442 TPS tak ramah disabilitas. Sebanyak 1.420 TPS juga dicatat tak sesuai protokol kesehatan.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif