Karolin Tekankan Pentingnya Sistem e-Budgeting
Calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua Karolin Margret Natasa.
Pontianak: Calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua Karolin Margret Natasa menekankan pentingnya sistem e-Budgeting dalam tata kelola keuangan daerah. Sistem itu penting untuk membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.
 
"Kami bertekad meniadakan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Perlu dibangun sistem yang kuat. Kalau saya di Kabupaten Landak saat ini sedang membangun sistem e-budgeting kemudian pembayaran nontunai," kata Karolin, Selasa, 5 Juni 2018.
 
Karolin akan meneruskan apa yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalbar selama ini. Untuk laporan keuangan, pemerintah daerah mampu menyajikannya sesuai dengan undang-undang dan peraturan. Sehingga tidak heran, jika Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) selama enam kali berturut-turut.
 
"Membangun pemerintahan yang bersih dari KKN adalah visi dan misi kami. Ke depan yang sudah ada akan kami terus perbaiki. Setahu saya, Pemerintah Provinsi Kalbar sudah didampingi KPK untuk menyusun sistem laporan pengelolaan keuangannya," ujarnya.

Baca: Daerah Perbatasan Jadi Fokus Strategi Karolin Menangkan Pilgub Kalbar 


Satu di antara cara mewujudkan pemerintahan yang bersih, Karolin akan mengumumkan jumlah harta kekayaan mereka yang sebelumnya sudah dilaporkan ke KPK. Hal ini sebagai bukti keseriusan keduanya mewujudkan pemerintahan yang transparan. Dalam LHKPN, harta kekayaan Karolin tercatat Rp4,7 miliar, sedangkan pasangannya Suryadman Gidot Rp4,9 miliar.
 
"Kami menunjukkan keseriusan dan komitmen kami, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme," kata Karolin.



(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id