'Rindu' Dapat Dukungan dari Kalangan Pesantren

K. Yudha Wirakusuma 26 April 2018 17:28 WIB
pilgub jabar 2018
Rindu Dapat Dukungan dari Kalangan Pesantren
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kanan) berpose usai pendaftaran. Foto: Antara/Novrian Arbi
Jakarta:Dukungan terhadap pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) terus mengalir. Kali ini dukungan hadir dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Ustmaniyah Cikole, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis.

"Alhamdulillah dukungan dari kalangan pesantren terus mengalir kepada kami pasangan Rindu. Ini menjadi iktibar bahwa kami bagian dari Pesantren," kata Kang Uu usai bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Ustmaniyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 26 April 2018.


Menurut dia ada benang merah yang sulit untuk dipisahkan antara Miftahul Huda Manonjaya dengan Miftahul Huda Ustmaniyah Cikole. Baik dari kultur pesantren dan juga metode pendidikan.

"Saat libur mengajar di pesantren beliau KH Jamaludin (Pimpinan Umum Pesantren Miftahul Huda Ustmaniyah KH Jamaludin Rahman) bergerak mendatangi para koordinator alumni untuk ikut memenangkan pasangan Rindu. Alhamdulillah dukungan kepada kami terus mengalir," kata Bupati Tasikmalaya dua periode ini. 



Sebelumnya, dukungan terhadap pasangan Rindu disampaikan langsung putra dari Pendiri Pesantren Miftahul Huda Ustmaniyah Almarhum KH. Abdurrahman Syadzili yakni KH Jamaludin Rahman dan adiknya KH Jejen Zaenal Alim, saat Kang Uu berkunjung ke pasantren tersebut pada Rabu, 25 April 2018.

Dukungan disampaikan karena Kang Uu merupakan tokoh yang lahir dan besar di pesantren dan memiliki kesamaan dengan pesan Miftahul Huda Utsmaniyah Cikole. Sehingga secara emosional tidak bisa dipisahkan.

KH Jamaludin Rahman berpesan kepada Kang Uu agar lebih memprioritaskan pesantren dalam membuat kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan manusia di Jawa Barat, ketika ditakdirkan jadi pimpinan di Jawa Barat.

Pesantren, kata Jamaluddin, memiliki andil yang besar dalam membangun generasi bangsa yang unggul dan berkarakter. Metode pendidikan di pesantren memiliki cara khas dan berbeda dengan pendidikan di lembaga formal.

"Pesantren harus dijadikan salah satu prioritas utama dalam membuat kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan manusia di Jawa Barat," kata dia.



(YDH)