Presiden Joko Widodo/BPMI Istana Kepresidenan
Presiden Joko Widodo/BPMI Istana Kepresidenan

Jokowi 'Bunyikan Alarm' Jelang Pilkada Buat Polri

Pilkada pilkada serentak
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Juli 2020 10:12
Jakarta: Presiden Joko Widodo mewanti-wanti Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) soal ancaman keamanan negara. Terutama, menuju pemilihan pimpinan daerah di 270 wilayah Indonesia.
 
"Potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri perlu diwaspadai terutama jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020," tegas Jokowi saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-74 Bhayangkara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Kepala Negara juga mengingatkan Polri tak hanya bertugas menjaga keamanan. Korps Bhayangkara juga harus melaksanakan maupun mengawal penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Tugas Khusus Korps Bhayangkara di Usia 74 Tahun
 
Institusi di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Idham Azis itu juga diperintahkan berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga penyelenggara pemilu demi menyukseskan pesta demokrasi itu.
 
"Tidak mudah, namun saya yakin seluruh pihak mampu menjalani tugas ini dengan baik," ucap Presiden ke-7 Indonesia itu.
 
Di sisi lain, Jokowi menginstruksikan Polri mereformasi diri secara total. Perbaikan perlu dilakukan agar Polri lebih profesional dan modern.
 
Pria kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961, itu juga menegaskan Polri tak boleh melupakan agenda strategisnya. Apalagi, tantangan negara semakin dinamis, seperti permasalahan lintas negara dan kekayaan negara.
 
"Polri menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks. Ubah kelemahan jadi kekuatan," tegas Jokowi.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif