Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id

Penambahan TPS Menguras Anggaran Penyelenggaraan Pilkada

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 27 Oktober 2020 18:36
Jakarta: Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 mesti ditambah lantaran jumlah pemilih tiap TPS dikurangi. Penambahan membuat anggaran penyelenggaraan terkuras.
 
"Itu (penambahan TPS) yang membuat anggaran kita tersedot," kata Komisioner KPU Kota Depok Mahadi Rahman Harahap di Kompleks Media Group, Kedoya, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Mahadi mengungkapkan penambahan TPS membuat biaya naik. KPU daerah harus menambah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan biaya pembuatan TPS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi itu membuat KPU Kota Depok merealokasi anggaran sejumlah kegiatan, di antaranya anggaran sosialisasi.
 
Jumlah lokasi pencoblosan Pilkada Kota Depok sebanyak 4.015 TPS. Penambahan sebanyak 598 TPS.
 
"Yang dari awal pengadaan TPS sebanyak 3.417 TPS menjadi 4.015 TPS," ujar dia.
 
Pemungutan suara Pilkada 2020 dilakukan di tengah pandemi virus korona. Hal itu membuat penyelenggara melakukan berbagai penyesuaian.
 
Salah satunya, mengurangi jumlah pemilih dari 800 orang menjadi 500 orang per TPS. Selain itu, ukuran area setiap TPS diubah dari 5X6 meter menjadi 8X10 meter.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif