Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

KPU Daerah Diminta Rutin Perbarui Data Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Theofilus Ifan Sucipto • 15 Oktober 2020 15:57
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah diminta rutin memperbarui data pelanggar protokol kesehatan saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pembaruan data untuk mengintegrasikan penindakan pelanggaran bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah.
 
"Kami minta KPU provinsi dan kabupaten/kota berkoordinasi dengan Bawaslu dalam meng-update data pelanggar protokol kesehatan saat kampanye," kata Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU, Ilham Saputra melalui keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Ilham mengatakan kesatuan data memudahkan koordinasi KPU dengan Bawaslu. Apalagi, masih ditemukan pasangan calon (paslon) yang melanggar protokol kesehatan saat berkampanye.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga kita bisa tindak lanjuti dengan baik dan tahu lokasi pelanggaran dan apa rekomendasi Bawaslu," ujar dia.
 
Baca:KPU Temukan 20 Pelanggaran saat Kampanye Pilkada 2020
 
Ilham menyebut tahapan kampanye Pilkada 2020 sangat krusial dalam implementasi protokol kesehatan. Potensi kerumunan masih bisa terjadi meski KPU telah membatasi jumlah peserta.
 
Menurut dia, pengendalian dan pencegahan virus korona (covid-19) menjadi tantangan besar. Utamanya dalam mendisiplinkan protokol kesehatan.
 
KPU menemukan 20 pelanggaran dalam tahapan kampanye Pilkada 2020. Seluruh pelanggaran diberikan rekomendasi sanksi oleh Bawaslu daerah, yakni 11 pelanggaran kampanye dan sembilan pelanggaran protokol kesehatan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif